Viral Video Cucu Bongkar Rapor Tahun 1956 Milik Nenek, “Kok Merah Semua?”

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Video penampakan rapor nenek yang diunggah oleh akun @willi_wkwk menjadi viral. Rapor nenek yang nilainya nyaris merah semua itu dipamerkan cucunya sendiri.

Pemilik akun @willi_wkwk menunjukkan rapor Sekolah Dasar sang nenek yang ia temukan saat beres-beres rumah. Ia pun membaca satu per satu nilai yang didapat sang nenek.

Dalam video yang dibagikan, si cucu itu penasaran dengan nilai nilai matematika yang diraih sang nenek di kelas 1 SD. Namun betapa terkejut dia begitu melihat deretan angka yang tertulis di halaman pertama.

“Kok merah semua?” ujar Refly terkejut lalu terbahak.

Ia pun memeriksa nilai neneknya yang didominasi angka 4 dan 5. Refly langsung terpaku dengan pelajaran Berhitung neneknya yang hanya mendapat nilai 4.

Pria itu lantas melanjutkan ulasan ke lembar berikutnya yang merupakan rapor kelas dua. Ada satu catatan yang membuatnya tak henti tertawa terbahak-bahak karena sang nenek dinyatakan tidak naik.

Ia pun melanjutkan ulasan rapor milik neneknya hingga ke kelas 6. Di kelas tersebut, sang nenek mengalami peningkatan nilai dengan rata-rata 6. Nenek Refly pun dinyatakan tamat sekolah dasar oleh sekolahnya.

 

@willi_wkwkfyp cekk ##BaikUntukHarimu ##fyp##1212ShopeeHaul

♬ Dominique Koplo – yofve squidward

Video TikTok yang ia buat itu viral dan membuat warganet terhibur. Tak jarang dari warganet yang menertawakan cara Refly mengulas rapor neneknya.

“Kayaknya nanti cucu gua di masa depan bakal nertawain rapot gua kali,” kata seorang netizen.

“Humor gua sebatas, “kok merah semua”,” komentar akun bernama VIERA dengan menyematkan emoji tertawa.

“Jaman segitu emang nilai real gak ada yang fake kek sekarang,” tulis evelynrisky.

“Kalau nilai rapot kita jelek berarti mempertahankan nilai leluhur,” komentar akun tanpa nama.

“Heh jangan ngada-ngada dulu dapat 4 susah kata emak gua 5,6, itu udah bagus banget,” kata akun bernama alberta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Wujudkan Daya Saing Global, Program Magang Nasional Diperluas ke Seluruh Indonesia

Oleh: Alya Safira )*Upaya pemerintah dalam memperkuat daya saing global terusmenunjukkan arah yang semakin terstruktur melalui perluasan Program Magang Nasional ke seluruh Indonesia. Kebijakan ini dirancang bukanhanya untuk menjawab kebutuhan jangka pendek pasar tenaga kerja, tetapi juga sebagai strategi jangka panjang dalam membangun sumberdaya manusia unggul. Di tengah dinamika ekonomi global yang kompetitif, pemerintah menempatkan peningkatan kualitas tenaga kerja sebagaiprioritas utama agar Indonesia mampu bersaing secara berkelanjutan.Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjadi salah satu aktor pentingdalam mendorong penguatan program ini. Dalam pertemuannya bersamaMenteri Ketenagakerjaan, ia menekankan bahwa Program MagangNasional telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama darisisi antusiasme masyarakat. Tingginya jumlah pendaftar yang mencapai ratusan ribu orang menunjukkan bahwa program ini menjadi kebutuhan nyata bagi lulusanbaru yang ingin mendapatkan pengalaman kerja. Ia melihat kondisi inisebagai momentum untuk memperluas kuota peserta pada periode 2026–2027, sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program agar semakin relevan dengan kebutuhan industri.Dalam pandangan Teddy, penguatan program tidak cukup hanya denganmenambah jumlah peserta. Pemerintah juga harus memastikan bahwasetiap peserta memperoleh pengalaman kerja yang bermakna. Oleh karena itu, program ini dirancang dengan pendekatan yang lebihkomprehensif, mencakup pembelajaran langsung di lingkungan kerjaprofesional, pendampingan oleh mentor berpengalaman, serta pemberianupah yang sesuai standar. Pendekatan ini diyakini mampu membentukkompetensi yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencakup soft skills yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja modern.Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memberikanpenekanan pada aspek keberlanjutan program. Ia memandang bahwaProgram Magang Nasional harus menjadi bagian dari ekosistempengembangan tenaga kerja yang lebih luas. Oleh karena itu, pemerintah tidak berhenti pada penyelenggaraanmagang semata, tetapi juga menyiapkan program lanjutan sepertisertifikasi kompetensi. Dengan adanya sertifikasi ini, keterampilan yang dimiliki peserta dapat diakui secara formal dan meningkatkan peluangmereka untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.Dalam berbagai kesempatan, Yassierli juga menyoroti pentingnyamenjaga optimisme para peserta, terutama setelah merekamenyelesaikan program magang. Ia mendorong agar para...
- Advertisement -

Baca berita yang ini