Viral! Sebagian Karyawan Ini Kesurupan Massal, Netizen: Trik Biar Naik Gaji

Baca Juga

MATA INDONESIA, BOGOR – Baru-baru ini sedang ramai beredarnya sebuah video di media sosial terkait sejumlah karyawan yang sedang kesurupan massal. Kejadian ini terjadi di sebuah perusahaan PT Simone Accessary Collection di Gunung Putri, Bogor.

Diketahui karyawan-karyawan yang kesurupan ini adalah perempuan. Terdengar mereka yang sedang berteriak histeris tanpa diketahui sebab awal mulanya.

Dari pihak Kapolsek Gunung Putri, AKP Andy S, mengatakan total karyawan yang mengalami kesurupan ialah hanya 10 orang. Menurut laporan, kejadian ini terjadi pada saat jam istirahat makan siang.

Terlihat beberapa karyawan lainnya sedang menangani yang kesurupan. Hingga memanggil ustadz terdekat untuk menenangkan suasana dengan membacakan beberapa ayat Al-Qur’an.

Di sisi lain, netizen menanggapi video viral tersebut dengan beragam komentar. Bahkan ada yang menganggap ini merupakan akal-akalan karyawannya agar dinaikkan upah gaji mereka.

Berikut beberapa komentar mereka merespon kejadian ini.

“Aing hayang gajian (saya pengen gajian).”

“Beneran itu… efek liat market crypto down.”

“Itu coba di PCR… siapa tau langsung sembuh.”

Kalau menurut kalian gimana gaes?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini