Viral! Kisah Pasangan Beda Usia 37 Tahun, Wajah Keriput Wanita Jadi Sorotan

Baca Juga

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Pasangan dengan perbedaan usia yang sangat jauh menghadapi beberapa masalah yang tak terhindarkan, salah satunya omongan dari orang-orang yang enggan mendukung keputusan mereka. Tapi, pada dasarnya umur hanyalah angka yang tidak mempengaruhi besarnya rasa cinta mereka.

Baru-baru ini pasangan Quran McCain dan Cheryl McGregor yang terpaut usia 37 tahun menjadi viral. Saat ini umur Quran baru 24 tahun, sedangkan kekasihnya sudah menginjak usia 61 tahun.

Wajah Cheryl yang sudah banyak dihiasi oleh keriput di mana ia menjadi pemicu komentar negatif tentang dirinya. Apalgi, statusnya yang sudah memiliki 17 cucu.

Quran mengaku tidak masalah dengan umur Cheryl. Menurutnya, Cheryl adalah sosok perempuan yang berjiwa muda.

Keduanya bertemu saat Quran berusia 15 tahun tapi baru menjalin kasih sekitar tahun 2020 kemarin. Keduanya pun diketahui bertunangan pada 31 Juli 2021 kemarin dan berharap bisa segera menikah.

“Meskipun berbeda usia, kami tidak pernah memikirkannya karena Cheryl memiliki semangat, jiwa, dan hati yang sangat muda,” kata Quran McCain melansir The Sun pada Sabtu 14 Agustus 2021.

Pasangan ini juga tidak ragu untuk menunjukkan kemesraan di akun TikTok masing-masing. Mereka bahkan memiliki akun OnlyFans untuk membagikan konten dewasa.

Sayangnya, hubungan Quran dan Cheryl menuai banyak komentar miring. Beberapa menuding Quran hanya mengencani Cheryl demi hartanya. Tapi tudingan itu dibantah dengan tegas oleh Quran.

“Saya pikir kesalahpahaman terbesar adalah bahwa saya menggunakan dia (Cheryl) atau menunggu untuk dimasukkan ke dalam surat wasiat,” tegas Quran.

Cheryl lantas menambahkan dengan menggambarkan sosok Quran di matanya. Dia menilai sang kekasih sangat tulus dalam mencintainya meski usianya jauh lebih muda.

Cheryl juga kagum dengan sikap Quran yang selalu dewasa dan tidak terpengaruh dengan omongan orang lain tentang hubungan mereka. Bahkan dia serius bertunangan dengannya.

“Ini berbeda, luar biasa. Dia sangat penuh kasih kepada saya dan saya pikir itu karena dia pria yang lebih muda,” jelas Cheryl McGregor.

“Saya tidak bisa melakukannya dengan orang lain. Dia sangat emosional dan itu adalah sesuatu yang belum pernah saya rasakan,” kata dia lagi.

Tanggapan miring juga sempat datang dari pihak keluarga. Namun Quran terus mendampingi Cheryl dan meyakinkan kekasihnya bahwa semua akan baik-baik saja.

Terlepas dari semua tantangan itu, pasangan ini mencoba tetap positif dan bahagia dalam menjalani hubungan mereka. Cheryl dan Quran berharap hubungan mereka bisa menjadi motivasi pasangan di luar sana.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini