Viral Driver Ojol Dikeroyok, Salah Satu Pelakunya Meninggal Dunia Diamuk Massa

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jagad maya kembali dihebohkan dengan berita viral seorang driver ojol yang dikeroyok oleh tiga orang lantaran dituduh menyerobot antrean isi BBM di SPBU kawasan Majapahit, Semarang.

Namun, baru-baru ini beredar kabar bahwa salah satu pelaku dari pengeroyokan driver ojol tewas lantaran diamuk massa.

Dari keterangan yang beredar, Ia tewas usai dikeroyok oleh driver ojol lainnya yang tak terima rekannya dipukuli saat mengantre di SPBU.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan menjelaskan, pelaku pengeroyokan driver ojol tewas usai dikeroyok menggunakan tangan kosong. Ia juga diduga ditendangi secara terus menerus saat sudah dalam kondisi yang tidak berdaya.

Lebih lanjut, AKBP Donny menerangkan bahwa sudah ada 5 orang yang diperiksa atas kematian salah satu pelaku pengeroyokan driver ojol, yang diamankan di Polsek Pedurungan, Semarang, Jawa Tengah.

Sebelumnya diketahui, seorang driver ojol babak belur usai dikeroyok oleh 3 orang karena dituduh menyerobot antrean.

Kejadian pengeroyokan itu bermula dari ketiga pelaku sedang antre untuk mengisi bensin di SPBU tersebut. Namun, salah satu diantara mereka lupa membawa uang tunai.

Salah satu pelaku pun langsung pergi untuk mengambil uang tunai ke ATM terdekat. Pelaku tersebut terlalu lama mengambil uangnya.

Terlalu lama mengambil uang di ATM, driver ojol tersebut pun akhirnya mendahului ketiga orang itu untuk mengisi bensin terlebih dahulu.

Namun ketiga pelaku menjadi emosi karena merasa antrean mereka diserobot oleh driver ojol. Mereka bertiga pun akhirnya mengeroyok sang driver ojol.

Akibat dari aksi pengeroyokam tersebut, sang driver ojol bersimbah darah dan mengalami luka memar di wajahnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mengulik Strategi Gerindra di Pilkada Sleman, Gabung Koalisi dulu sambil Jalan Pilih Kandidat Potensial

Mata Indonesia, Sleman- Peta politik untuk pemilihan kepala daerah di Kabupaten Sleman terus berkembang dinamis menjelang Pilkada Sleman 2024. Sejumlah partai politik aktif membentuk koalisi strategis, salah satunya adalah DPC Gerindra Sleman.
- Advertisement -

Baca berita yang ini