Viral Cerita Horor Driver Ojol Dapat ‘Orderan Dua Alam’, Hiihhh! Dibayarnya Pakai Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Satu lagi, cerita terkait lika-liku kehidupan driver ojek online kembali menjadi viral. Pengalaman horor seorang driver ojol menjadi sorotan usai diunggah oleh pemilik Twitter @zoelfick baru-baru ini.

Dalam video yang beredar, driver ojol bernama Abdullah menceritakan pengalamannya mengantar penumpang misterius. Kejanggalan sudah dirasakan Abdullah sejak awal.

Pasalnya, sebelum sampai titik koordinat aplikasi, si penumpang sudah ada di depannya.

“Gue tadi dapat orderan di depan situ. Titiknya di Bank Bukopin, depan pom bensin.

Gue baru keluar, baru aja nengok dia udah ada di depan langsung naik.

Dia bilang Abdullah ya? ya kan memang nama akunnya Abdullah,” kata sang driver ojol, dikutip Minggu, 10 Mei 2020.

Keanehan berlanjut saat Abdulllah tak bisa melihat nama penumpang dan lokasi tujuan dalam aplikasi.

“Gue lihat tujuannya kan gak ada namanya jadi cuma titik koordinat,” ujar Abdullah kepada perekam video.

Alangkah terkejutnya, setelah sampai di lokasi tujuan Abdulllah baru menyadari jika itu merupakan area pemakaman.

“Pas sampai di sana ternyata makam,” jelasnya.

Si penumpang misterius lantas membayar, namun lagi-lagi terjadi keanehan yang bikin bulu kuduk Abdulllah merinding.

“Sampai sana dia ngasih Rp 20 ribuan 2 lembar, kan argonya Rp 28 ribu. Eh berubah jadi kek gini.

Pas gue lari ke tempat terang jadi plastik kaya gini,” kata Abdullah sambil menunjukkan 2 lembar plastik.

Pengalaman horor driver ojol ini lantas menuai reaksi dari para netizen.

“Ih merinding saya,” kata akun @masbro235.

“Dengar ceritanya rada-rada serem tetapi lucu juga wajah tersenyum dengan mulut terbuka dan keringat dingin serius aku mendengar ceritanya sambil ketawa dan merinding,” tulis akun @rikaribka79.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini