Viral! Camat dan Warga Adu Mulut Hingga Nyaris Baku Hantam

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sebuah video yang memperlihatkan seorang camat tengah adu mulut dengan warga viral di media sosial.

Dari video yang beredar, keduanya terlihat berada di sebuah lahan tanah lapang. Keduanya sama-sama tersulut emosi hingga naik pitam dan hampir baku hantam.

“Nggak usah tunjuk-tunjuk!” bentak sang camat.

“Terus sekarang mau apa?” timpal warga.

Suasana pun semakin memanas hingga keduanya sama-sama akan membuka baju dan hampir terlibat baku hantam sampai akhirnya dilerai oleh orang-orang yang ada di tempat keributan.

“Ayo ketemu di luar, ayo copot baju!” teriak warga.

“Sekarang aja!” timpal camat.

Dari keterangan, adu mulut antara camat dan warga terjadi di daerah Kecamatan Kembang di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Seorang warga yang diketahui bernama Agus Setiawan tidak terima lahan di lokasi itu diakses keluar masuk oleh kendaraan proyek PLTU.

Ia mengaku bahwa lahan itu adalah lahannya berdasarkan sertifikat yang dimilikinya. Sementara pihak camat mengklaim sebaliknya bahwa tanah tersebut milik Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Hingga artikel ini dipublikasi, belum ada informasi ataupun klarifikasi lebih lanjut mengenai insiden tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini