Aksi Kocak Petugas BKKBN Imbau Warga Tunda Kehamilan, Bapak-bapak Tahan Dulu!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Aksi petugas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang mengimbau warga untuk tidak hamil di masa pandemi corona (COVID-19) menjadi sorotan warganet.

Dilihat dari unggahan Instagram @ndorobeii, petugas tersebut menyampaikan imbauan dari dalam mobil dinasnya. Suaranya pun terdengar jelas karena menggunakan pengeras suara.

Petugas itu mengaku perwakilan BKKBN Kepulauan Bangka Belitung dan Puskesmas Kecamatan Bangka. Ia mengimbau masyarakat untuk menunda kehamilan di masa pandemi COVID-19.

BACA JUGA: Ingatkan Masyarakat Pakai Kondom, Nikita Mirzani Jadi Duta BKKBN?

Video ini sukses membuat netizen terhibur. Pasalnya, petugas tersebut menyampaikan imbauan dengan kalimat-kalimat candaan.

“Ingat, hamil muda itu rawan banyak keluhan. Daya tahan kalian semua nanti bisa turun. Ibu-ibu bisa mual dan muntah dan mudah terserang COVID-19,” kata petugas tersebut.

“Tunda hamil dulu. Kawin boleh, nikah boleh, hamil jangan. Ingat, Ibu-ibu. Sekali lagi, tunda hamil. Kawin boleh, nikah boleh, hamil jangan. Bapak-bapaknya tahan dulu. Boleh nikah, boleh kawin, asal pakai kontrasepsi,” katanya lagi.

Video tersebut ramai dikomentari netizen. Mereka menilai petugas tersebut seperti melawak bukannya memberikan imbauan.

“Puasa dulu…lockdown ?,” kata @dns_**lang.

“Kawin boleh nikah boleh??,klo kebablasen hamil atuh kumaha?,” komentar @nur.**olizah.967.

“Yaahhh kecewaaa saya gak bisa hamil dulu donkk pakk ?,” tulis @ed_nev**talk.

View this post on Instagram

Terus hiburan saya apa pak ??

A post shared by ndorobeii (@ndorobeii) on

Sebelumnya, BKKBN mengkawatirkan angka kehamilan akan melonjak drastis. Hal ini karena risiko anjuran stay at home adalah menjadi sering bertemu dengan istri.

Bukan soal hamilnya yang ditakutkan oleh BKKBN, namun mereka mengkhawatirkan kondisi ibu yang nantinya harus mengandung di tenag pandemi Corona seperti ini. BKKBN menyebut hal ini sangat berisiko untuk kesehatan sang ibu dan janinnya.

Oleh karena itu, BKKBN terus melakukan penyuluhan agar pasangan suami-istri berusaha menahan diri untuk tidak melakukan hubungan suami istri yang akan menyebabkan kehamilan. Tentu imbauan ini agak sulit diterima masyarakat, namun semuanya dilakukan demi kebaikan para istri dan orang-orang di sekitarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini