Viral! Aksi Gantung Syal Aremania di Jembatan Penyebrangan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu, 1 Oktober 2022 menyisakan pilu di hati para keluarga korban, dan juga para supporter Arema FC yang disebut Aremania.

Beragam aksi dilakukan para suporter untuk mengekspresikan rasa sedih dan kecewa mereka. Salah satunya adalah menggantungkan syal mereka di jembatan layang, Jl Ahmad Yani, Kota Malang.

Beberapa jembatan di Kota Malang kini juga mulai dipenuhi dengan gantungan syal bergambar Arema. Hal ini disebut sebagai salah satu aksi protes para Aremania yang enggan lagi ke stadion hingga Tragedi Kanjuruhan diselesaikan.

Aksi ini viral di media sosial setelah salah satu akun Twitter @toptobs yang sempat datang ke Kota Malang membagikan sebuah foto jembatan penyeberangan yang dipenuhi atribut syal milik Aremania.

“Di salah satu jembatan penyebrangan di malang terlihat banyak disimpan syal2 dan baju aremania,” tulisnya.

Merasa heran, pengunggah foto bertanya kepada salah satu Aremania yang mengantarnya bahwa syal yang tergantung di jembatan adalah milik para korban tragedi Kanjuruhan.

Tidak hanya korban tragedy Kanjuruhan, di jembatan itu juga tergantung syal milik para Aremania yang memutuskan untuk berhenti hadir di stadion untuk menyaksikan pertandingan sepak bola.

“Lalu sy tanya ke aremania yg mengantar saya, ini mksdnya apa mas? ‘Oh Itu syal dari beberapa korban meninggal dan temen2 aremania yg memutuskan untuk tidak akan hadir lg ke stadion’” sambungnya.

Unggahan pada laman media sosial Twitter itu lantas langsung dipenuhi dengan komentar netizen yang juga merasakan kesedihan pasca tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan jiwa.

“Tidak ada sepak bola yg seharga nyawa…semoga para korban berada disisi Tuhan yg maha Esa..,” tulis netizen.

“Ga hadir ke stadion sampai kasus ini selesai, bisa jadi bentuk protes kalau masalah ini gak di usut tuntas, ga hadir berarti gak ada yg beli tiket, ga ada pemasukan, mereka ketar-ketir,” sambung netizen.

“Nyesss… semoga diterima amal ibadahnya amin,” tambah netizen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini