Viral! Acara Pernikahan Ditipu Catering Bodong, Makanan Tak Hadir di Hari H

Baca Juga

MATA INDOENSIA, JAKARTA – Peristiwa penipuan di acara pernikahan kembali terjadi. Belum lama ini, warganet dihebohkan oleh aksi catering bodong yang menipu sebuah acara pernikahan.

Kejadian itu diunggah oleh pemilik akun TikTok, @luthfiazhars. Lewat unggahannya, ia menceritakan pernikahan sepupunya yang berubah menjadi bencana usai pemilik catering tak mengantarkan makanan tepat di hari H.

Dalam video itu, terlihat meja yang sudah disiapkan nampak kosong melompong. Tak ada satu pun makanan yang tersedia.

@luthfiazhars

Ada yang kenal sama pelakunya? Atas nama ekarisma.catering

♬ hometown slowed down twenty one pilots – les

“Ada yang kenal sama pelakunya? Atas nama Ekarisma.Catering,” tulis Luthfi.

Tak sampai disitu, Luthfi juga mengatakan keluarganya sibuk mencari solusi untuk menyelamatkan pernikahan tersebut. Alhasil, para keluarga memberikan nasi kotak pesanan dari resto terdekat. Namun, itu pun tak bisa meng-cover seluruh tamu.

@luthfiazhars

Reply to @people.3004 nih pelakunya

♬ original sound – Nina Dobrev & Delena

“Akhirnya dapat nasi box dari resto sekitar lokasi, tapi gak bisa full cover karena waktu,” katanya.

Sementara itu, Luthfi juga tak lupa membeberkan identitas dan foto si pelaku. Ia mengatakan, pelaku catering bodong itu merupakan suami istri bernama Cecep Yohan Sanjaya dan Risma Ekayanti.

“Hati-hati buat yang mau nikah, orangnya masih dalam pencarian,” kata Luthfi.

Peristiwa tersebut kini viral di sosial media. Para warganet pun ikut geram dam menyebarkan kejadian nahas itu. Mereka juga berdoa agar pelaku bisa segera tertangkap.

“Sumpah gak kebayang,” kata akun rizaldyverico.

“Ya Allah nyesek banget liatnya,” kata akun radenlarazati.

“Astaga, parah sih ini, semoga digantikan dan bahagia dikemudian hari,” tulis akun robin_737.

Sebelumnya, kejadian serupa juga sempat menimpa pernikahan yang terjadi di Depok, Jawa Barat. Sebuah akun Twitter, @elsyanaPS menceritakan pernikahan temannya yang nampak sepi tanpa adanya dekorasi dan catering.

Pernikahan tersebut rupanya menjadi korban WO bodong. Perusahaan bernama Panda Manda Wedding Organizer sukses menipu pemilik acara dan kabur saat hari H pernikahan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini