Viral! Acara ‘Pembuahan Massal’, Wanita Indonesia Undang Pria Bule ‘Gituan’ Demi Punya Anak Blasteran

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Baru-baru ini kisah pengalaman seorang pria yang mendapat undangan acara ‘Pembuahan Massal’ viral di media sosial. Kisah itu dibagikan oleh akun Twitter @AREAJULID.

Dalam cuitannya, akun @AREAJULID membagikan kisah seorang pria bule yang mendapat undangan tersebut selama tinggal di Indonesia.

“Dis! nemu di grup eksp4t Indo. Jadi dia ceritain pengalaman dia selama tinggal di Indo. Dia pernah dapat undangan membuahi massal,” tulis akun Twitter @areajulid, dikutip Senin 14 September 2020.

Dijelaskan bahwa ternyata undangan memuat acara yang tamunya adalah para wanita Indonesia yang ingin punya anak bule dan blasteran, namun tak mau menikah. Para wanita itu akan dibuahi oleh pria-pria bule yang tinggal di Indonesia.

“Jadi isi event-nya, cewek-cewek indo yang pengen punya anak bule blasteran, tanpa ikatan nikah gitu. Jadi bule-bulenya disuruh begituan. Kalau hamil ya udah. Kalau gak hamil, ikut lagi di event berikutnya,” jelasnyanya.

Dalam tangkapan layar yang dibagikan akun tersebut, seorang pria bule yang tak disebutkan namanya menceritakan pengalamannya hadir di acara tersebut.

“Saya seorang pria berkulit putih (read: pria bule), usia 28 tahun dari Eropa dan telah tinggal di jakarta selama hampir 2 tahun. Beberapa bulan yang lalu, saya diundang oleh kenalan rekan saya yang membutuhkan peserta untuk ‘breeding event’ (pembuahan massal),” tulis sang pria bule.

Awalnya si pria bule ini tidak mengerti. Namun temannya menjelaskan soal alasan dibalik adanya undangan ‘pembuahan massal’ tersebut. Ia pun mengerti acara itu dilakukan oleh beberapa wanita Indonesia dari kalangan atas yang ingin punya anak bule.

“Acara bereeding ini untuk wanita Indoensia, biasanya dari keluarga kelas atas yang berkecimpung di kalangan barat, yang menginginkan bayi berkulit putih, tapi tidak menginginkan suami berkulit putih,” tulisnya.

Bahkan, menurut pengakuan sang pria bule itu, ada beberapa dari wanita itu sudah menikah namun tak ingin menceraikan suaminya. “Mereka tidak ingin menceraikan suami Indonesia mereka,” tulisnya.

Disebutkan, para wanita ini pun rela berhubungan seks dengan banyak pria bule samapi akhirnya bisa hamil anak blasteran. “Untuk memastikan dia hamil, dia berhubungan seks dengan banyak pria bule,” lanjutnya.

Meski begitu, ada kriteria sendiri untuk pria bule yang dipilih. “Pria itu harus bule, tinggi, tampan, cerdas, biasanya pebisnis,” bongkarnya.

Jika kehamilan tidak terjadi, maka wanita itu bisa kembali lagi dan menginkuti acara tersebut berkali-kali. “Sebagian besar wanita akan langsung hamil setelah acara tersebut, bebarapa ada yang tidak hamil dan kembali lagi,” bongkarnya.

Mendengar hal tersebut, pria bule ini langsung syok dan menolaknya dengan alasan sudah punya pacar. Ia menegaskan dirinya tak ingin punya anak dari perempuan yang tak dikenalnya.

“Saya cukup kaget ketika mendnegar hal itu terjadi di Indonesia. Tentu saja saya menolak untuk pergi karena saya punya pacar. Dan saya tidak ingin punya anak dengan seseorang yang tidak saya kenal,” tegasnya.

Unggahan ini pun viral dan mendapat beragam reaksi dari netizen.

“Kasihan anaknya ntar beda sndiri di keluarganya trus di ceng-cengin sama temen-temennya,” kata @Canti**Tikaa_.

“Btw kyk gini udah banyak dari awal 2000an apalagi tahun2 segitu yg blasteran heboh2nya dijadiin artis (source: temen kakak w yg pernah ditawarin ginian WKWK),” tulis @samp**_zip.

“oia ini baru beberapa hari lalu temen gua bilang ini hoax. kalo emang upscale family (kelas atas) dan niatnya pengen punya anak, biasanya memilih bayi tabung di luar negeri, bank sperma cowok bule banyak, wkwkwkwk he said so,” komentar
@anggi**distira_.

“Seperti apapun alasan nya, jijik gw bacanya.
jadi berasa acara kawanin kucing biasa dengan kucing blasteran yang pada dasar nya adalah BINATANG,” kata @itsme**dichan.

“Ada sih praktek kaya gini. Dan gua liat sendiri.jadi gak heran,” komentar @alvas_thr**mens.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini