Video Tiga Dokter Bersuara Merdu Viral, Warganet: Suaranya Bikin Tenang!

Baca Juga

MATA INDONESIA, KAIRO – Mayoritas pasien yang akan naik ke meja operasi umumnya akan merasa takut dan tegang. Untuk mengantisipasi hal tersebut dan membuat pasiennya tenang, tiga dokter di Mesir pun menyanyikan sebuah lagu.

Aksi ketiga dokter ini pun viral di media sosial. Selain memuji ide brilian para dokter, warganet juga melayangkan pujian lantaran ketiganya memiliki suara yang merdu layaknya profesional.

Para dokter ini juga dipuji sebagai pahlawan setelah mereka menyanyikan lagu untuk pasien yang ketakutan. Maklum saja, sang pasien gugup karena memikirkan skenario terburuk.

Video dimulai saat pasien perempuan tersebut hendak menjalani prosedur khusus sebelum operasi. Dia nampak tegang sampai perawat perempuan memeluk dan berusaha menenangkannya. 

Tak cukup sampai di situ, ketiga dokter pun mendukungnya dan menggunakan musik untuk menenangkan pasien. Para dokter itu menyanyikan lagu popular milik penyanyi Mesir, Mohamed Hamaki yang berjudul “Don’t leave again.”

“Dengan suara yang menenangkan, para dokter dengan merdu merawat tidak hanya tubuh pasien, tetapi mereka menyadari bahwa dia juga membutuhkan pikiran dan jiwanya yang dirawat dengan cinta,” kata seorang warganet, melansir Gulf News.

“Jadi, mereka menemukan kesamaan yang indah: lagu! Para dokter berusaha keras untuk memastikan pasien mereka merasa aman,” sambungnya.

“Mereka memegang tangan kami di saat-saat terlemah kami, bernyanyi bersama kami ketika hati kami resah, dan tersenyum bersama kami ketika kami merasa lebih baik,” kata pengguna lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Perjuangkan Kesejahteraan Buruh dan Petani, Dani Eko Wiyono Siap Maju Calon Bupati Sleman Melalui Jalur Independen

Mata Indonesia, Sleman - Alumni aktivis 98 sekaligus aktivis yang selalu menyuarakan aspirasi buruh/pekerja Daerah Istimewa Yogyakarta, Dani Eko Wiyono ST. MT ini bertekad maju bakal calon bupati Sleman dalam Pilkada Sleman nanti. Dani menilai, hingga saat ini, mayoritas kehidupan buruh masih sangat jauh dari kata sejahtera. Buruh masih dianggap hanya sebagai tulang punggung ekonomi bangsa tanpa diperjuangkan nasib hidupnya.
- Advertisement -

Baca berita yang ini