Unggah Foto Jokowi, Uus: Saya Cuma Mau Peluk Bapak

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Unggahan Uus di akun Instagram baru-baru ini jadi sorotan netizen. Dalam postingan itu, komika bernama asli Rizky Firdaus Wijaksana tersebut mengunggah gambar Presiden Joko Widodo yang bertuliskan ‘Jokowi For 2019-204’.

Rupanya, pria yang dikenal kocak tersebut secara terang-terangan memberikan dukungannya pada capres nomor urut 01. Namun yang lebih menarik perhatian netizen adalah pesan menyentuh yang dituliskan Uus dalam caption foto itu.

“Pak Jokowi sehat-sehat selalu ya! Jangan lupa istirahat. Kalo makan sayurnya agak dibanyakin, karbohidrat dikurangin. Kalo stress tarik napas dalem-dalem terus tiup yang kenceng. Kalo pengen ketawa-ketawa bapak boleh nonton Youtube channelnya FailArmy, pasti kehibur Pak! Kalo naek motor cek dulu karburatornya ya Pak bukan karbuhidratnya. Oiya, kalo ketemu bapak saya cuma pengen peluk boleh ya Pak? Salam sayang dari rakyat bapak yang biasa aja ini. 😁 📸 by @piokharisma,” demikian tulis Uus.

Pesan ini pun langsung diserbu beragam komentar netizen. Ada yang berkomentar serius, tapi tak sedikit pula netizen yang memberi respons kocak.

“Ajakin pakde ngejim bang @uusbiasaaja biar gagah gt kek abg,” tulis @rut.iyut.

“terharu, from the deepest of heart…. sehat selalu pak jokowi. semoga Allah selalu menyertaimu,” komentar @tabulah.rasanya.

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini