Viral! Tak Penuhi Target Penjualan, Karyawan Studio Foto Dipaksa Makan Pare dan Telur Mentah

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Sebagai seorang karyawan, pastinya kita semua memliki KPI (key performance indicator). Hal ini akan terasa sangat menyebalkan ketika bos kita terus mengejar kita ketika kita tidak sesuai dengan target yang perusahaan inginkan.

Beberapa bos mungkin bersikap baik dan membiarkan kita begitu saja. Akan tetapi ada pula beberapa bos lebih suka menjatuhkan hukuman pada karyawan mereka untuk memastikan bahwa mereka selalu sesuai dengan pekerjaan mereka.

Mengutip dari Shanghaiis pada Sabtu 28 September 2019, bos di sebuah studio foto pernikahan di Ganzhou, provinsi Jiangxi, Cina, memaksa karyawannya untuk memakan pare dan telur mentah. Alasannya adalah karena gagal memenuhi target penjualan mereka.

Video yang menampilkan pemaksaan tersebut beredar luas di media sosial China. Isi video menunjukkan seorang karyawan wanita mencoba untuk menelan telur mentah. Karena tak bisa menelannya, wanita itu berlutut lalu muntah di lantai.

Suara bosnya terdengar jelas mengatakan dalam bahasa Cina, “Lebih cepat, lebih cepat!”

Namun, bahkan setelah metode hukuman kejam terungkap, bos studio foto ini tidak menunjukkan penyesalan.

Mereka mengatakan bahwa ketika para pekerja gagal memenuhi target mereka, mereka diminta untuk datang bekerja pada hari libur untuk mendapatkan pelatihan. Atau, mereka dapat memilih untuk makan pare atau telur mentah sebagai gantinya.

Mereka membenarkan metode mereka dengan mengutip peribahasa Cina yang mengatakan “obat yang baik rasanya pahit”.

Berita Terbaru

Akselerasi Pembangunan Papua untuk Keadilan yang Merata

Oleh: Andreas Wakerkwa)*Upaya akselerasi pembangunan di Papua terus menjadi prioritas strategispemerintah dalam rangka mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN), pembangunan di wilayah Papua tidak lagi dipandang semata sebagai proyek infrastruktur, melainkansebagai langkah komprehensif yang bertujuan menciptakan kesejahteraan yang merata, inklusif, dan berkelanjutan. Pendekatan ini menempatkan masyarakatsebagai pusat pembangunan, sehingga setiap kebijakan yang dijalankan diharapkanmampu menjawab kebutuhan riil masyarakat setempat.Ketua Lembaga Pengembangan Generasi Papua (Lempeng Papua), Pastor Catto Y. Mauri, S.Th., mengatakan bahwa PSN merupakan fondasi penting dalammendorong transformasi pembangunan di Papua. Ia memandang bahwapembangunan yang tengah berlangsung bukan sekadar pembangunan fisik sepertijalan, jembatan, atau fasilitas publik lainnya, melainkan bagian dari upaya besaruntuk membuka akses, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat daya saingmasyarakat Papua di berbagai sektor.Menurutnya, pembangunan yang inklusif harus melibatkan partisipasi aktif seluruhelemen masyarakat. Oleh karena itu, dukungan kolektif menjadi kunci keberhasilanimplementasi PSN di Papua. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat lokal diyakini mampu mempercepat tercapainya tujuanpembangunan yang berkeadilan. Dalam konteks ini, masyarakat tidak hanyamenjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang memiliki peran strategis dalammenentukan arah dan keberhasilan program.Lebih lanjut,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini