Shelley Soju, Wanita Ini Dituding Sebagai Orang Ketiga oleh DJ Butterfly

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Pernikahan DJ Katty Butterfly saat ini tengah mengalami masalah. Sang suami disebut-sebut tengah dekat dengan wanita lain yang diketahui bernama Shelley Soju.

Kabar tersebut bermula dari unggahan DJ Butterfly di Instagram. Ia mengunggah sebuah potret sang suami tengah bersama Shelley Soju.

“Thanks for everything thanks for take care of me 2 tahun ini I’m sorry if my bahasa gk bagus dan bikin u tersinggung I always forgive u everything if you very happy with this girl I will happy for u,” tulis DJ Butterfly beberapa waktu lalu.

Bersamaan dengan itu, nama Shelley Soju pun langsung ramai dibicarakan warganet. Ia disebut-sebut sebagai orang ketiga dalam rumah tangga DJ Butterfly dan Andri Tanu Wijaya.

Terkait hal tersebut, Shelley Soju tidak tinggal diam. Ia mencoba menjelaskan hubungannya dengan Andri Tanu Wijaya.

“Shelley tidak mengenal Katty dan saya hanya sebatas teman baik saja dengan Andri. Saya juga tidak tahu kenapa foto itu ada pada Katty dan kenapa foto itu harus diupload oleh Katty karena mereka masih berstatus suami istri. Saya tidak tahu permasalahan pernikahan Andri dan Katty,” kata Shelley Soju, di kawasan Senayan Jakarta Pusat, Selasa 24 Maret 2020.

Lebih lanjut, Shelley Soju mengatakan bahwa ia cukup terganggu atas unggahan DJ Butterfly itu. Bahkan orang-orang terdekat hingga keluarga Shelley Soju ikut mempertanyakan masalah ini.

Tak hanya itu saja, karena unggahan DJ Butterfly, Shelley Soju menjadi perundungan oleh warganet.

“Saya juga terganggu akibat foto tersebut dan saya mendapatkan serangan dari netizen dan sempat mendapatkan ancaman. Saya tidak pernah ngomong sama katty. Keluarga dan temen-temen saya juga pada nanya ke saya ada apa,” jelas Shelley Soju.

Terakhir, Shelley Soju mengimbau kepada warganet untuk tidak menudingnya sebagai orang ketiga dan sebagainya. Ia mengaku tidak mengenal secara personal dengan DJ Butterfly.

“Saya berpesan ke netizen jangan men-judge sebelum ada klarifikasi. Saya juga belum pernah dikenalin dengan Katty dan saya hanya sebatas tahu Katty istri dari Andri,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini