Potret Terbaru Jokowi dan Sedah Mirah Curi Perhatian, Netizen: Panutan!

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Usai rampung dengan urusan Debat Keempat Pilpres semalam, Minggu pagi ini, 31 Maret 2019, Presiden Joko Widodo sudah kembali mencuri perhatian netizen.

Sebuah unggahan foto di akun Instagram presiden pagi ini bikin netizen gemas. Dalam foto tampak Presiden Jokowi dan Ibu Iriana sedang menikmati kebersamaan dengan cucu mereka Sedah Mirah.

Dalam foto tersebut penampilan Sedah Mirah tampak begitu manis dengan dress berwarna abu-abu dan bando di kepala. Putri Kahiyang dan Bobby itu didudukkan di atas meja.

Di belakang Sedah, ada sang nenek, Iriana yang menjaganya. Sementara Jokowi duduk di depan Sedah sembari tersenyum memandangi sang cucu.

Menurut keterangan foto yang dituliskan Jokowi, momen tersebut diambil pada Sabtu malam, 30 Maret 2019.

“Selamat pagi.

Semalam, bersama Sedah Mirah.

Semangat dan optimisme mengurus bangsa ini bukan semata-mata untuk kita hari ini,

tapi bagi masa depan anak dan cucu kita,” tulis Jokowi pada caption.

Potret momen manis Jokowi bersama sang istri dan cucu itu lantas mendapat respons dari banyak netizen. Banyak yang gemas terhadap penampilan Sedah Mirah.

“Sedah Mirah kaya boneka, lucuu,” tulis akun @taniaalmrs.

“Yampuun lucu banget de sedah mirah,” komentar @trie_jb.

“Panutan kita,” tulis @kristinn1000.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini