Pergoki Tengah Berhubungan Seks, Pria Ini Tembak Selingkuhan Istrinya

Baca Juga

MATA INDONESIA, WASHINGTON – Seorang pelaut Angkatan Laut Amerika Serikat diduga menembak mati selingkuhan istrinya. Pria asal Virginia itu murka ketika memergoki keduanya tengah berhubungan seks di kamarnya.

Tyler Lamar Jenkins, didakwa dengan pembunuhan tingkat dua dalam penembakan fatal hari Jumat (11/3) terhadap Timothy Paul Talley III di Pantai Virginia. Sementara sang istri yang tidak diungkapkan identitasnya dilaporkan dalam kondisi baik-baik saja.

Sang istri mengatakan kepada polisi bahwa ia takut akan hidupnya ketika sang suami, Jenkins masuk ke kamar tidurnya. Di mana ia dan selingkuhannya melakukan hubungan seksual.

Hal ini menyebabkan suaminya langsung menembak Talley – pria berusia 28 tahun itu, demikian bunyi dokumen pengadilan seperti yang terlihat oleh negara bagian Virginian-Pilot, melansir Daily Mail.

Talley, yang berasal dari California ditembak tiga kali tepat sebelum jam 10.00 malam waktu setempat. Pria itu dinyatakan meninggal di tempat kejadian.

Sementara itu, Jenkins ditangkap di rumahnya di blok 4800 Crystalline Place di kawasan Virginia Beach, ketika polisi datang setelah menerima panggilan telepon istrinya.

“Apakah yang saya lakukan salah?” tanya Jenkins kepada polisi ketika membawanya pergi, menjelaskan bahwa seseorang telah berhubungan seks dengan istrinya di rumahnya.

Jenkins mengakui perbuatannya. Dan aparat kepolisian menemukan pistol yang ia gunakan untuk menembak mati selingkuhan istrinya di rumah.

Penyelidik belum mengungkapkan motif resmi penembakan itu, juga tidak jelas apakah kedua pria itu saling mengenal. Tidak jelas apakah istri Jenkins juga berkarier di Angkatan Laut.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi Papua Jalan Strategis Menuju Kebangkitan Ekonomi Timur Indonesia

Oleh: Petrus Yoman Kambu* Hilirisasi di Papua kini tampil sebagai wajah baru pembangunan nasional yang berkeadilan dan berorientasi masa depan. Kebijakan ini bukan sekadar strategi ekonomiteknokratis, melainkan manifestasi nyata komitmen negara untuk memastikan bahwakekayaan alam Papua dikelola secara berdaulat, bernilai tambah tinggi, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Di tengah dinamikaglobal yang kompetitif, langkah terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintahdaerah, dan investor internasional menunjukkan bahwa Papua tidak lagi ditempatkansebagai hinterland komoditas mentah, tetapi sebagai episentrum pertumbuhan baruyang diperhitungkan di pasar dunia. Langkah konkret tersebut tercermin dari fasilitasi pertemuan 21 investor Eropa denganperwakilan daerah penghasil kakao seperti Kepulauan Yapen, Jayapura, dan ManokwariSelatan. Forum ini membahas pengembangan industri kakao secara komprehensif darihulu hingga hilir, termasuk penetrasi pasar ekspor. Anggota Komite EksekutifPercepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Billy Mambrasar, menegaskan bahwaPapua Sehat, Papua...
- Advertisement -

Baca berita yang ini