Mesut Ozil Resmi Nikahi Mantan Miss Turki, Kehadiran Sosok Ini di Resepsinya Menuai Kritikan

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Bintang Arsenal, Mesut Ozil akhirnya mengakhiri masa lajangnya dengan menikahi sang kekasih yang merupakan mantan Miss Turki, Amine Gulse. Pernikahan keduanya digelar di Istanbul pada Jumat malam lalu, 7 Juni 2019.

Banyak tamu penting yang hadir dalam acara pernikahan Ozil dan Gulse, namun salah satu yang paling mencuri perhatian publik adalah kehadiran Presiden Turki, Erdogan.

Ozil memang sudah sejak jauh-jauh hari mengundang Presiden Erdogan untuk menjadi saksi dalam pernikahannya. Namun siapa sangka, permintaan khusus itu ternyata menuai banyak kritikan. Salah satunya datang dari Kepala Staf Kanselir Jerman, Angela Markel.

Namun seolah tak mengacuhkan kritik tersebut, Presiden Erdogan tetap hadir sabagai saksi bersama sang istri, Emine.

Bahkan dalam resepsi pernikahan tersebut Erdogan memberikan pidato khusus yang menyarakankan agar pasangan yang menikah tidak mengikuti program keluarga berencana (KB). Menurut Erdogan, manusia harus melipatkgandakan keturunannya agar tidak punah.

“Satu anak terasa sunyi, dua anak sering berantem, tiga anak memberikan keseimbangan, empat membawa kekayaan, sisanya tetap milik Allah,” katanya, dikutip dari New York Times, Senin, 10 Juni 2019.

Setelah mengadakan upacar pernikahan tersebut, Ozil dan Gulse kembali menggelar resepsi mewah di hotel Four Season.

Mereka juga merayakan pernikahannya dengan melakukan aksi sosial. Yakni memberikan sumbangan dalam jumlah besar ke lembaga Bulan Sabit Merah Turki untuk membantu para korban perang dan pengungsi.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini