Lagi-lagi Viral, Video Cewek Diarak dan Ditelanjangi Warga Usai Kepergok Mesum

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kasus persekusi terhadap sepasang sejoli yang kepergok mesum kembali terjadi. Kali ini bahkan videonya viral di media sosial.

Dalam video yang beredar tampak peristiwa persekusi terjadi siang hari. Si cewek yang kepergok mesum diarak di jalanan dalam kondisi telanjang di bagian atas, hanya mengenakan celana untuk menutupi bagian bawah.

Ia diarak sembari diikuti warga dan anak-anak. Belakangan diketahui jika peristiwa tersebut terjadi di Pasaman, Sumatera Barat pada Minggu sekitar pukul 14.00 WIB.

Warga menggerebek pasangan mesum lantas mengarak si ceweknya. Sementara cowoknya tidak diarak lantaran ia sudah pernah dipergoki warga bebruat serupa pada Maret 2020 lalu.

Kabarnya, kasus pasangan mesum tersebut sudah diselesaikan secara hukum adat. Keduanya telah dinikahkan.

Namun video persekusi itu telanjur beredar dan menuai kritik para netizen lantaran dinilai melanggar hak asasi manusia (HAM). Kini, akhirnya kasus tersebut tengah diselidiki kepolisian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih Tumbuh dari Kebutuhan Warga

Oleh: Yusuf Rinaldi*Pembangunan ekonomi desa terus menjadi prioritas pemerintah sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintahmemastikan petani memperoleh pupuk tepat waktu, ibu rumah tangga menikmatiharga sembako yang terjangkau, pelaku usaha mikro memiliki akses pasar yang lebih luas, serta masyarakat desa semakin mudah menjangkau layanan keuangan. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, komitmen tersebutdiwujudkan melalui penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu meningkatkankesejahteraan, memperkuat kemandirian desa, dan mendorong pemerataanpembangunan sesuai potensi masing-masing wilayah.Keseriusan itu tampak jelas sejak awal. Dalam rapat terbatas bersama...
- Advertisement -

Baca berita yang ini