Haha! Pangeran Harry Dapat Tawaran Kerja dari Burger King, Jadi Apa?

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Kabar mundurnya Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle sebagai anggota senior keluaga Kerajaan Inggris menggegerkan publik.

Keduanya mengumumkan keputusan tersebut di akun resmi Instagram mereka, @sussexroyal. Selain mundur, mereka mempertegas akan membiayai hidup sendiri.

“Kami bermaksud untuk mundur sebagai anggota ‘senior’ dari Keluarga Kerajaan dan bekerja untuk menjadi mandiri secara finansial, sambil terus sepenuhnya mendukung Yang Mulia Ratu,” demikian bunyi pernyataan Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Mundurnya Pangeran Harry dan Meghan Markle pun mendapat beragam respon dari publik, termasuk soal kehidupan mereka setelah keluar dari kerajaan. Tak sedikit yang bertanya-tanya bagaimana Pangeran Harry menghidupi keluarganya nanti.

Berbicara soal pekerjaan, belum lama ini, Burger King cabang Argentina menawarkan pekerjaan paruh waktu kepada Pangeran Harry. Hal itu disampaikan Burger King melalui akun Twitternya.

“Duke yang terhormat, jika Anda mencari pekerjaan, kami punya mahkota baru untuk Anda. Jadi kami punya penawaran untuk Anda: Lakukan seperti ribuan orang lainnya dan ambil langkah pertama di dunia kerja bersama kami,” cuit Burger King Argentina di akun Twitternya.

Cuitan itu pun mendapat beragam reaksi kocak dari warganet. Lucunya, ada seseorang yang mencoba mengedit foto Pangeran Harry seolah ia sedang melayani pembeli di gerai Burger King.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini