Gokil! Cegah Begal, Ibu Driver Taksi Online ini Pasang ‘Kerangkeng’ dalam Mobilnya

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Demi meghindari tindakan kriminal, seorang ibu driver taksi online memasang teralis di dalam mobilnya. Ide tersebut terinspirasi dari pemasangan pagar rumah, kemudian dengan modal Rp 700 ribu ia mulai mengaplikasikan kerangkeng pada mobilnya.

Setelah banyaknya kasus kriminalitas yang terjadi kepada driver taksi online, ia semakin waspada. Pentingnya keamanan dalam bekerja, sebagai seorang wanita ia merasa nyaman dengan pemasangan teralis kerangkeng dan yang terpenting penumpang juga tidak terganggu.

Driver taksi online tersebut viral setelah akun @frankypaulus86 mengnggah video dengan durasi 44 detik di akun Twitter miliknya. Dalam captionnya iya memberikan semangat akan kerja keras ibu driver tersebut. Kini video yang diunggah sudah tayang sebanyak 473 ribu dan dibagikan sebanyak 14 ribu kali.

Dalam video tersebut terlihat di area kemudi mobil dipasang kerangkeng. Terdengar juga dialog antara pria penumpang dengan ibu driver taksi online.

“Tapi disini emang masih kebuka si ya?” Tanya seorang pria. “Kebuka tapi udah nggak leluasa” ujar ibu driver. “Minimal mencegah ya bu, agar bisa cepat keluar dari pintu” kata pria tersebut.

Selain itu, driver tersebut mengungkapkan bahwa di belakang kursi kemudi juga sudah dipasang akrilik yang berlapis fiberglass untuk mencegah penusukan dari belakang. Pada akhir video diketahui bahwa ibu driver tersebut bernama Valery yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan.

Setelah video tersebut viral, akun @FrankyPaulus86 membagikan kembali fotonya yang sedang melakukan video call bersama Ibu Valery. Dalam captionnya ia menulis “Akhirnya ketemu kontak ibu Valery. Moga makin VIRAL dan rejekinya makin banyak serta menginspirasi bangak orang,” tulis caption tersebut.

Diketahui bahwa Ibu Valery driver taksi online yang tengah viral tersebut adalah seorang single parent. Sebagai seorag wanita, Ibu Valery merupakan kepala keluarga dan juga tulang punggung keluarga. Ia harus bekerja keras dan berjuang dijalanan untuk kehidupannya dan keluarga.

Berita Terbaru

Evaluasi Berkelanjutan untuk Memperkuat Program MBG Nasional

Oleh: Rivka Mayangsari*)Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan keberhasilan Program MakanBergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program strategis nasional yang berfokus padapeningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Di tengah pelaksanaan program berskalabesar yang menjangkau puluhan juta masyarakat setiap hari, pemerintah menegaskan bahwaevaluasi dan pembenahan berkelanjutan menjadi kunci utama agar manfaat program benar-benardirasakan secara optimal oleh masyarakat.Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya berorientasi padaperluasan cakupan program, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelaksanaannya di lapangan. Menurut Presiden, keberhasilan program MBG tidak dapat diukur semata dari jumlah penerimamanfaat, melainkan juga dari ketepatan sasaran, kualitas pelayanan, serta transparansi dalampengelolaannya.Saat ini, program MBG telah menjangkau sekitar 62,4 juta penerima manfaat setiap hari. Jumlahtersebut menunjukkan skala besar komitmen negara dalam memberikan perlindungan sosial danpemenuhan gizi masyarakat. Cakupan program meliputi berbagai kelompok rentan yang selamaini membutuhkan perhatian khusus dari negara, mulai dari 6,3 juta balita, 2 juta ibu menyusui, hingga 868 ribu ibu hamil.Tidak berhenti di situ, pemerintah juga berencana memperluas program bantuan pangan tersebutkepada sekitar setengah juta warga lanjut usia yang hidup tanpa pendamping. Langkah inimenunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan kelompok paling rentan tetap mendapatkanperlindungan dan akses terhadap kebutuhan gizi yang layak.Dalam pelaksanaannya, Presiden Prabowo secara terbuka mengakui adanya dinamika dankekurangan di lapangan. Sikap terbuka tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah tidak menutupmata terhadap berbagai persoalan yang muncul selama implementasi program. Sebaliknya, pemerintah memilih melakukan evaluasi secara agresif agar setiap kelemahan dapat segeradiperbaiki.Sebagai bentuk ketegasan, pemerintah telah menghentikan operasional ribuan unit penyedialayanan yang dinilai tidak memenuhi standar kualitas. Langkah ini memperlihatkan bahwapemerintah tidak mentoleransi penyimpangan ataupun kelalaian yang dapat merugikanmasyarakat. Program yang menyangkut kebutuhan dasar rakyat harus dijalankan dengan standartinggi dan pengawasan ketat.Presiden juga mengajak seluruh elemen pengawas, termasuk legislatif dan kepala daerah, untukterlibat aktif dalam mengawal jalannya program MBG. Menurutnya, keberhasilan program nasional tidak dapat hanya bergantung pada pemerintah pusat, melainkan membutuhkan sinergiseluruh pihak agar pengawasan berjalan efektif dan transparan.Langkah evaluasi yang dilakukan pemerintah mencerminkan keseriusan dalam menjagaakuntabilitas program perlindungan sosial. Pemerintah ingin memastikan amanat konstitusiterkait perlindungan masyarakat miskin benar-benar terlaksana secara nyata dan tepat sasaran. Transparansi dan pengawasan menjadi fondasi penting agar kepercayaan masyarakat terhadapprogram pemerintah tetap terjaga.Komitmen penguatan program MBG juga terlihat dari langkah aktif Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, yang memanggil Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, untuk membahas pembenahan Badan Gizi Nasional (BGN) dan pelaksanaan program MBG. Pertemuan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah terus melakukan koordinasi lintas lembaga guna memastikan program berjalan lebih efektif.Dalam pembahasan tersebut, Gibran menyoroti pentingnya pembenahan internal di tubuh BGN agar pelaksanaan program semakin profesional dan terukur. Pemerintah menyadari bahwaprogram berskala nasional memerlukan sistem manajemen yang kuat serta sumber daya manusiayang kompeten agar implementasinya berjalan optimal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini