Gila, Pria Ini Menusukkan Jarum Berisi Sperma ke Pantat Perempuan

Baca Juga

MATA INDONESIA, MARYLAND – Seorang pria dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun karena ulah nakalnya, menusuk pantat seorang perempuan dengan jarum suntik yang berisi sperma di sebuah supermarket.

Thomas Byron Stemen, dari Maryland, Amerika Serikat (AS), tertangkap kamera CCTV telah menusuk pantat Katie Peters yang tengah berada di pintu masuk supermarket di wilayah Churchton dengan jarum suntik pada 18 Februari 2020.

“Saya tahu, rasanya seperti disengat lebah, bukan?” kata Thomas kepada korban setelah ia menusukkan jarum suntik berisi sperma ke pantat Katie, melansir Independent.

Pada saat itu, Peters mengatakan kepada Fox5 bahwa dia tidak mengetahui apa yang ada di dalam jarum suntik. “Bisa jadi racun tikus, HIV, truk, saya tidak tahu apa yang ada di jarum itu,” katanya.

Sebagai catatan, Truk adalah istilah gaul untuk sabu.

Sementara Katie mengatakan bahwa Thomas menabraknya saat ia masuk ke supermarket dan kemudian ia merasakan sesuatu yang panas seperti rokok terbakar. Setibanya di rumah ia baru menyadari bahwa ada luka tusukan pada pantatnya.

“Saya mengemudi pulang dan itu mulai terasa sangat sakit. Saya menelepon anak saya dan berkata ‘ada yang tidak beres, saya harap tidak terjadi apa-apa. Saya harap saya bisa pulang, saya mencintaimu,” kata Katie.

Usai mendapat laporan, aparat kepolisian menggeledah rumah tersangka pelaku penyuntikan. Polisi kemudian menemukan banyak jarum suntik di mobil dan rumahnya. Anehnya, seluruh jarum suntik itu penuh dengan spermanya.

Thomas ditangkap dan didakwa dengan penyerangan tingkat pertama dan kedua yang membahayakan. Dan Katie bukanlah korban satu-satunya penusukan jarum suntik berisi sperma yang dilakukan oleh Thomas.

Video yang terekam di CCTV menunjukkan Thomas berjalan di belakang Katie sebelum menikamnya. Katie kemudian menghadapi penyerangnya yang juga bertindak bingung.

“Jika Anda melihat video ini, itu sangat agresif, sangat disengaja – dan itu membuat kami berpikir ini bukan pertama kalinya dia melakukan ini,” kata Sersan Polisi Kabupaten Anne Arundel, Jacklyn Davis.

Thomas sebelumnya telah mendapatkan surat perintah tahun 1999 sebagai buronan dari pengadilan, menurut catatan pengadilan online Maryland, The Sun Newspaper melaporkan.

Catatan juga menunjukkan bahwa Thomas berada di pengadilan tahun 2013 untuk gugatan perdata karena kekerasan dalam rumah tangga.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Hadir Cepat Menjawab Gangguan Kelistrikan di Sumatera

Oleh: Diemas Kusuma )*Respons cepat pemerintah dalam menangani gangguan kelistrikan yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera menunjukkan keseriusan negaradalam menjaga stabilitas pasokan energi bagi masyarakat. Ketikagangguan sistem menyebabkan padamnya aliran listrik di beberapaprovinsi, pemerintah melalui koordinasi lintas kementerian bersama PT PLN (Persero) segera bergerak untuk memastikan pemulihanberlangsung maksimal. Langkah sigap tersebut menjadi bukti bahwasektor ketenagalistrikan nasional berada dalam pengawasan serius danditangani secara profesional.Gangguan sistem yang terjadi memang sempat menimbulkanketidaknyamanan bagi masyarakat. Aktivitas rumah tangga, layananpublik, hingga roda ekonomi di beberapa daerah terdampak mengalamihambatan. Namun pemerintah tidak membiarkan kondisi tersebutberlangsung berlarut. Koordinasi cepat dilakukan antara KementerianEnergi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Sekretariat Negara, danPLN guna memastikan penanganan berjalan efektif.Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menyampaikan bahwa pemerintahmemberikan perhatian serius terhadap gangguan sistem kelistrikantersebut. Menurutnya, pemerintah memahami gangguan ini menimbulkandampak terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayahterdampak. Karena itu, Kementerian ESDM sebagai regulator danpengawas subsektor ketenagalistrikan terus mengawal proses pemulihanagar berlangsung cepat dan terukur.Yuliot juga memastikan bahwa investigasi teknis dilakukan secaramenyeluruh untuk mengetahui akar penyebab gangguan. Langkah inipenting agar pemerintah dapat menyiapkan strategi mitigasi yang tepatsehingga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Pendekatantersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokus padapenyelesaian jangka pendek, melainkan juga pada penguatan sistemsecara berkelanjutan.Pemerintah langsung menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan kelapangan sejak tahap awal terjadinya padam meluas. Tim tersebutdiperkuat secara bertahap untuk melakukan investigasi intensif danmemastikan seluruh proses pemulihan berjalan sesuai standar keamanansistem.Pengawasan dilakukan secara ketat agar pasokan listrik dapat kembaliandal dan aman bagi masyarakat. Pemerintah juga menyiapkan langkahstrategis yang menitikberatkan pada penguatan backbone sistemkelistrikan Sumatera melalui pembangunan pembangkit baru sertapengembangan transmisi berkapasitas besar.Selain penguatan jaringan utama, pemerintah mendorong kesiapaninfrastruktur blackstart agar proses pemulihan dapat berlangsung lebihcepat apabila gangguan besar kembali terjadi. Langkah ini mencerminkanvisi jangka panjang pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi di Pulau Sumatera.Di tingkat operasional, PT PLN bergerak cepat mengerahkan seluruhpersonel teknis. Sejak gangguan terdeteksi, petugas langsung melakukanasesmen, pemulihan sistem transmisi dan gardu induk, sertamengaktifkan kembali pembangkit secara bertahap dan terkoordinasi.Indikasi awal menunjukkan gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV jalur Muara Bungo-Sungai Rumbai di Jambi yang diduga dipengaruhikondisi cuaca buruk. Gangguan tersebut kemudian memicuketidakstabilan frekuensi dan tegangan sehingga berdampak padasejumlah pembangkit di berbagai wilayah Sumatera.Meski menghadapi tantangan teknis yang kompleks, PLN mampumenunjukkan progres pemulihan yang signifikan. Kerja cepat para petugas di lapangan menjadi bukti kesiapan sistem nasional dalammenghadapi situasi darurat.Di Sumatera Barat, proses pemulihan berjalan cepat. General Manager PLN...
- Advertisement -

Baca berita yang ini