#Dispatch Trending Topic di Twitter, Siapa Pasangan 1 Januari Berikutnya?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Selain heboh soal banjir yang melanda beberapa wilayah Indonesia pada awal tahun ini, ternyata warganet juga menanti-nanti berita dari salah satu media Korea Selatan, Dispatch.

Pada Rabu 1 Januari 2019 ini, hastag #Dispatch berada di deretan teratas trending topic Indonesia di Twitter.

Seperti diketahui, Dispacth adalah salah satu media yang kerap mengungkap kisah-kisah asmara tersembunyi para selebritis Korea.

Nah, di momen tanggal 1 Januari ini, diketahui sudah beberapa tahun belakangan ini Dispatch secara rutin membongkar para selebritis Korea yang diam-diam menjalin hubungan. Seperti misalnya tahun lalu, Kai EXO dan Jennie BLACKPINK dikabarkan pacaran.

Oleh karena itu, tak sedikit netizen, khusunya warga Twitter yang penasaran siapa sosok yang akan diungkap oleh Dispacth pada tahun ini.

Namun sayang, hingga berita ini ditulis belum ada tanda-tanda Dispacth mengungkapkan pasangan barunya. Entah ada atau tidak, yang jelas penggemar Korea menantikan hal tersebut.

Berikut cuitan dari para netizen yang dirangkum Minews,id:

Wah! Ada yang ingin SUHO EXO dan Irene ‘Red Velvet’ Jadian Nih..

Haha! Jaehyun NCT sama siapa tuh?

Sekarang Sehun jadi tumbal netizen…

Hmmm… Mungkin… Bisa jadi.

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini