Disebut Penjara Jin, Tim Eksplorasi Nekat Masuki “Sumur Neraka”

Baca Juga

MATA INDONESIA, SANAA – Terdapat lubang misterius yang memiliki lebar 30 meter dengan kedalaman 112 meter. Lubang tersebut terkenal di kalangan masyarakat Yaman sebagai penjara bagi jin dan juga dikenal sebagai “Well of Hell” atau “Sumur Neraka”.

Tim Eksplorasi Gua Oman (OCET) nekat memasuki lubang misterius tersebut. Anggota tim yang turun ke “Sumur Neraka” mengatakan bahwa mereka mengumpulkan sampel air, batu, tanah, dan beberapa hewan mati.

Lubang misterius di Provinsi Al-Mahra ini bernama Sumur Barhout. Menurut warga setempat, lubang itu disebut “Sumur Neraka” karena mengeluarkan bau busuk. Lubang itu awalnya diyakini sedalam 250 meter, tetapi sebenarnya 112 meter.

OCET penasaran dengan kepercayaan masyarakat setempat bahwa situs tersebut adalah penjara bagi jin. Namun, mereka tidak menemukan sesuatu yang supernatural selama ekspedisi ke dalam lubang dan hanya menemukan ular, hewan mati, dan mutiara gua.

“Ada ular, tetapi mereka tidak akan mengganggu Anda kecuali Anda mengganggu mereka,” kata Mohammed al-Kindi, seorang profesor geologi di Universitas Teknologi Jerman di Oman dan salah satu dari delapan penjelajah gua yang terjun ke dalam lubang misterius itu.

“Tim mengumpulkan sampel air, batu, tanah, dan beberapa hewan mati,” katanya, seraya menambahkan bahwa sampel tersebut belum dianalisis.

Pejabat Yaman mengatakan pada bulan Juni mengatakan bahwa mereka tidak pernah mencapai dasar Sumur Neraka dan  tidak tahu apa yang ada di bawah sana. Mereka memperkirakan usia lubang itu jutaan tahun.

“Ada unggas yang mati memang menimbulkan bau tidak sedap, tapi tidak ada bau yang menyengat,” tambah al-Kindi, melansir World Today News, Jumat, 24 September 2021.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bupati Sleman Apresiasi Sebagai Sarana Menyatukan Warga

Mata Indonesia, Sleman - Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menghadiri Kirab Budaya dalam rangka Merti Desa ‘Mbah Bregas’ Kalurahan Margoagung, Seyegan yang digelar di Balai Ringin Ngino, Sabtu, (4/5). Pada kesempatan tersebut, Kustini juga turut melakukan prosesi penuangan 7 kendi air suci di Ringin Ngino Mbah Bregas.
- Advertisement -

Baca berita yang ini