Bikin Heboh! Wanita Ini Asyik ‘Gituan’ Sendiri di IKEA

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sebuah video yang menampilkan aksi tak senonoh seorang wanita di IKEA Cina beredar luas di media sosial. Wanita itu asyik ‘memuaskan’ dirinya sendiri di sejumlah furnitur yang ada di ruang pameran IKEA.

Video yang tersebar di media sosial Cina tanpa disensor itu sudah ditonton hingga sembilan juta kali. Namun, kini telah dihapus setelah IKEA angkat suara.

“Kami dengan tegas menentang dan mengutuk perilaku semacam ini, dan segera melaporkannya ke polisi di kota toko yang dicurigai,” kata IKEA dalam sebuah pernyataan, tanpa menyebut nama cabang.

BACA JUGA: Gas Terus! Pangeran Harry dan Meghan Markle ‘Gituan’ Seharian Demi Punya Anak

Ke depannya, pihak perusahaan asal Swedia itu akan mengambil langkah keamanan dan lebih berhati-hati terhadap semua outletnya di Cina.

Sementara itu, identitas wanita dan orang yang memfilmkan masih belum terungkap. Selain itu, netizen juga menduga bahwa video itu direkam sebelum adanya wabah COVID-19. Sebab, tidak ada orang yang mengenakan masker di video itu.

BACA JUGA: Pasangan Kekasih Asyik ‘Gituan’ di Taman, Direkam Warga dan Disindir soal Jaga Jarak

“Wanita ini sangat berani, saya tidak mengerti, (dia) melakukannya di siang bolong,” tulis salah satu postingan Weibo yang mendapatkan lebih dari 8.000 tanda suka.

Untuk lokasinya, netizen menduga kejadian itu terjadi di toko cabang di Provinsi Guangdong, karena bahasa Kanton yaitu bahasa yang digunakan di beberapa bagian Cina Selatan. Terdengar dalam sebuah pengumuman yang masuk di video tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini