Bikin Baper! Netizen Ini Diajak Nonton Spider-Man: No Way Home oleh Stranger, Netizen Iri

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Drama menonton Spider-Man: No Way Home kembali terjadi. Belum lama ini, beredar kisah romantis seorang netizen yang berawal dari ajakan menonton film Marvel itu.

Kisah tersebut diunggah akun Twitter, @ihatetamago. Lewat cuitannya, ia menceritakan tiba-tiba diajak menonton oleh orang tak dikenal.

“Hari minggu kemaren gua lg me time jalan ke transmart sendiri, tiba-tiba ada cowo kasih gua tiket nonton spiderman,” tulis netizen.

Meski bingung, netizen yang tak diketahui identitasnya tetap menerima tawaran tersebut. Uniknya, ternyata dua sejoli itu adalah teman satu kampus.

“Terus selesai nonton kita ngobrol” gituu TERNYATA KITA 1 KAMPUS, dia baik banget asli sampe mau nganterin gua pulang sampe kosan,” tulisnya.

Sayangnya, netizen itu tak sempat meminta alamat rumah maupun sosial media pria tersebut. Ia pun meminta bantuan warganet untuk menemukan sosok pria yang ia temui.

“Plis bantu rt yaaa siapa tau kita bisa ketemu di sini, soalnya udah cari ignya gak ketemu,” katanya.

Alhasil, kisah netizen itu menjadi viral di sosial media. Warganet pun ikut baper dan berharap netizen itu bisa bertemu dengan pria itu lagi.

Gimana? Kamu ikut baper?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini