Auto Diputusin! Gadis Ini Ditinggal Sendirian karena Pacar Hindari Razia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ditinggal saat lagi sayang-sayangnya memang sudah biasa. Tapi kalau ditinggal saat ada razia oleh pihak kepolisian, nampaknya jadi hal yang baru buat pasangan muda-mudi tanah air.

Baru-baru ini viral sebuah video yang memperlihatkan pengendara sepeda motor sedang berboncengan di jalan raya jalur Soreang menuju Ciwidey, Bandung, Jawa Barat pada Minggu 27 September 2020. Menurut kabar, pengendara itu merupakan sepasang kekasih.

Video itu diunggah oleh akun Facebook bernama Medina Jen. Dalam rekamannya, nampak dua sejoli itu melewati jalan raya dengan tenang. Sampai akhirnya mereka melihat seorang polisi yang hendak memberhentikan mereka.

Gadis yang ditinggal seorang diri oleh pacarnya karena menghindari razia (sumber: Facebook)

Terkejut, sang lelaki yang mengendarai sepeda motor berhenti mendadak dan menabrak mobil di depannya. Ia dan kekasihnya pun jatuh bersamaan. Alih-alih menolong sang pacar, lelaki itu sigap menaiki motornya kembali dan kabur meninggalkan gadis itu seorang diri.

Melihat pacarnya kabur, gadis itu tak bisa berbuat apa-apa dan hanya berjalan pelan ke belakang. Ia harus terima ditinggal sang kekasih yang ketakutan ditilang oleh polisi.

Melihat video tersebut, banyak netizen yakin bahwa sebenarnya dalam hati si gadis itu sangat marah dengan kekasihnya. Mereka juga berkomentar bahwa laki-laki seperti itu tak pantas dijadikan suami.

“Lelaki yang tak pantas dijadikan suami,” kata akun @haliem.perdana.

“Kalau gue jadi ceweknya, langsung bales dendam kasih alamat dia, no HP dan medsos dia ke polisinya dan pemilik mobil yang ditabrak. Bisa di proses hukum juga tuh,” kata akun @swp194 berkomentar.

“Ngakak, auto putus,” komentar akun @shin_yashinta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Menjaga Harmoni Sosial melalui Peningkatan Kesejahteraan Buruh

*) Oleh : Dewi AnjaniKesejahteraan buruh merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitassosial di tengah dinamika pembangunan nasional. Buruh tidak hanya berperansebagai tenaga kerja, tetapi juga sebagai penggerak utama roda ekonomi. Ketika kesejahteraan mereka terpenuhi, produktivitas meningkat, hubungan industrial menjadi harmonis, dan potensi konflik sosial dapat diminimalkan. Oleh karena itu, perhatian terhadap buruh bukan sekadar isu ekonomi, melainkan juga bagian dariupaya menjaga harmoni sosial secara menyeluruh.Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan buruh merupakan faktor penting yang berdampak langsung pada stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat(Kamtibmas). Menurutnya, Polda Jabar siap mengedepankan pendekatan humanisdalam mengawal setiap aspirasi maupun implementasi kebijakan tenaga kerja di lapangan.Pemerintah memiliki peran sentral dalam menciptakan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan buruh tanpa mengabaikan keberlangsungan dunia usaha. Penetapanupah minimum yang adil, pengawasan ketenagakerjaan yang efektif, serta perluasanjaminan sosial merupakan beberapa langkah konkret yang dapat dilakukan. Kebijakanyang seimbang akan menciptakan rasa keadilan bagi buruh sekaligus memberikankepastian bagi pelaku usaha untuk terus berkembang.Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan pemangku kepentinganketenagakerjaan menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas di lapangan. Pendekatandialogis dan preventif perlu terus diperkuat agar setiap potensi permasalahan dapatdiselesaikan secara damai dan konstruktif. Dengan demikian, peningkatankesejahteraan buruh tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam memperkuat harmoni sosial dan stabilitas keamanansecara berkelanjutan.Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli menjelaskan peningkatankesejahteraan buruh merupakan kunci utama dalam menjaga harmoni sosial di tengah dinamika pembangunan nasional. Ketika buruh mendapatkan haknya secaraadil, baik dari sisi upah, perlindungan kerja, maupun jaminan sosial, maka stabilitashubungan industrial akan terjaga dan potensi konflik dapat diminimalkan. Pemerintahterus mendorong sinergi antara dunia usaha dan pekerja agar tercipta ekosistemketenagakerjaan yang seimbang dan berkeadilan.Lingkungan kerja yang aman, pemberian upah yang layak, serta kesempatanpengembangan kompetensi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitashidup buruh. Perusahaan yang memperhatikan kesejahteraan karyawan tidak hanyaakan mendapatkan loyalitas tenaga kerja, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan citra positif di mata publik.Peningkatan kesejahteraan buruh juga tidak terlepas dari peran serikat pekerjasebagai jembatan komunikasi antara buruh dan manajemen. Serikat pekerja yang kuat dan profesional dapat menjadi mitra strategis dalam memperjuangkan hak-hakburuh secara konstruktif....
- Advertisement -

Baca berita yang ini