‘Ademkan’ Netizen H-1 Nyoblos, Ustaz YM Unggah Video Imam Masjidil Haram Doakan Indonesia Aman Tentram

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Sehari jelang pencoblosan, banyak tokoh dan pesohor negeri menyerukan ajakan Pemilu 2019 damai. Lewat berbagai unggahan di media sosial, mereka mengajak publik untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kedamaian Indonesia meski berbeda pilihan politik.

Termasuk juga Ustaz Yusuf Mansur yang ikut “mendinginkan” suasana lewat sebuah postingan di akun Instagramnya. Dalam unggahannya itu, terlihat sebuah video seorang Imam Masjidil Haram yang tengah melantunkan doa khusus bagi negara dan masyarakat Indonesia.

“Ini doa dari syeikh al ausi, calon imam Masjidil Haram. Saat berkunjung ke Daarul Qur’an. Doa untuk Indonesia. Mhn diaminkan. Mksh ya. Adem,” tulis Ustaz YM dalam keterangan video, dikutip Selasa, 16 April 2019.

Video tersebut pun sukses mencuri perhatian netizen dan menuai respons positif.

“Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin…😢😢,” tulis @sitikhadijah4423.

“Aamiin Ya Allah. ingin indonesia Damai tdk ada saling senggol,” komentar @gilangbig28.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini