4 Fakta Seputar Pamitnya Ria Ricis dari Youtube

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari Youtuber kondang Ria Ricis. Dirinya baru saja mengumumkan untuk pamit dari Youtube.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ricis lewat akun Youtube Ricis Official dalam vlog berjudul ‘Saya Pamit, 24 Jam Hapus”.

“Ini video terakhir yang kalian tonton di channel ini,” kata Ria Ricis dalam vlog tersebut, dikutip Senin, 29 Juli 2019.

Hal ini tentu saja membuat netizen geger, terlebih para fans Ria Ricis. Apalagi pengumuman ini dibuat tak lama setelah Ria Ricis baru saja dinobatkan sebagai Youtuber perempuan dengan subscriber terbanyak di Indonesia.

Lantas mengapa Ria Ricis pamit dari dunia Youtube? Berikut sejumlah fakta menarik di balik keputusannya itu.

1. Mengaku Sedang Berada di Titik Terendah

Dalam video pamitannya, Ria Ricis mengaku dirinya sedang berada di titik terendah saat ini.
“Setiap orang punya titik terendahnya masing-masing begitu pun dengan Ricis dan tim Ricis di kantor. Bahkan, ini keputusan sendiri karena tim Ricis nggak tahu, abis ini pun tim Ricis aku liburin,” katanya.

Ricis mengatakan ia sedang menghadapi masalah yang tidak bisa diceritakan ke publik.

“Tiap orang memiliki masalah hidupnya masing-masing, setiap orang memiliki tujuan dan pilihan hidupnya masing-masing.

Aku nggak bisa bilang kenapa ini jadi vlog terakhir karena nggak semuanya bisa kalian konsumsi dan aku mohon untuk kalian bisa ngerti kalau aku juga punya privasi.

Aku berterima kasih sama The Ricis yang selalu support dan selalu dukung,” ujarnya.

2. Membantah Disebut Konten Prank

Ricis pun membantah jika video pamitannya disebut sebagai konten prank. Ia mengatakan, tidak akan mempermainkan subscriber-nya hanya untuk mencari sensasi.

“Jadi vlog yang terakhir bukan ngeprank dan sekarang tim ricis lagi libur, aku liburin dan aku nggak tahu akan nge-upload lagi kapan di YouTube,” tulis Ricis dalam Insta Story-nya.

3. Diduga Karena Sakit

Belum diketahui pasti apa masalah yang dihadapi Ricis hingga harus pamit dari Youtube. Namun banyak netizen menduga ini lantaran penyakit yang pernah diderita Ricis sebelumnya. Diketahui, Ricis sempat istirahat total beberapa waktu lalu lantaran mengidap demam tifoid.

4. Berjanji Bakal Kembali

Meski pamit, Ria Ricis berjanji bakal kembali lagi beraktivitas sebagai Youtuber demi para penggemarnya.

“Tapi aku janji, i’ll be back! Apapun alasannya, aku akan balik lagi untuk kalian. Nggak akan ngecewain kalian. Enggak akan ngecewain kalian…,” kata Ricis.

Namun, adik Oki Setiana Dewi itu belum bisa memastikan kapan akan kembali lagi membuat konten Youtube.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini