MATA INDONESIA, BARCELONA – Mantan kepala akademi Barcelona La Masia, Albert Benaiges dituduh melakukan pelecehan seksual kepada anak di bawah umur.
Menurut surat kabar Katalunya, Ara, tuduhan terhadap Albert Benaiges dimulai pada 1980-an dan 90-an, ketika dia bekerja sebagai guru olahraga di distrik Les Corts di kota itu.
Seorang mantan siswa membuat pernyataan resmi kepada polisi dan kabarnya akan lebih banyak pernyataan lagi dalam beberapa hari mendatang.
Surat kabar tersebut melaporkan, tidak ada tuduhan yang dibuat oleh mantan pemain di akademi Barcelona, yang umumnya dikenal sebagai La Masia, tempat Benaiges bekerja dari tahun 1992 hingga 2011.
Di antara tuduhan yang ditujukan kepada Benaiges adalah klaim bahwa dia mengekspos (telanjang) dirinya kepada siswa di sekolah, menyentuh anak-anak, membuat mereka menanggalkan pakaian di depan teman sekelas, dan menunjukkan video porno kepada mereka.
“Saya tidak pernah menyakiti siapa pun dan jika saya melakukannya, itu tidak disengaja,” kata Benaiges,” dikutip dari BBC, Minggu 12 Desember 2021.
“Hati nurani saya sangat jelas, saya tidak pernah memaksa siapa pun dan saya mengecam pedofil,” ujarnya.
Menteri Pendidikan Katalunya, Josep González Cambray mengumumkan bahwa para pejabat di departemennya telah membuka penyelidikan atas dugaan pelanggaran tersebut dan berjanji untuk memberikan dukungan penuh.
“Sekolah harus menjadi ruang yang bebas dari semua kekerasan. Situasi ini tidak dapat ditoleransi dan kita harus bertindak dengan tegas,” ujarnya.
Setelah meninggalkan Barcelona pada 2011, Benaiges melanjutkan kariernya di Uni Emirat Arab, Meksiko, dan Jepang.
