WNI di Jepang Sudah Siap Nyoblos

Baca Juga

MINEWS.ID, TOKYO – Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Jepang sudah siap melaksanakan pemungutan suara, Minggu 14 April 2019.

Tempat pemungutan suara (TPS) terletak di Sekolah Republik Indonesia (SRI) Tokyo dan KJRI Osaka.

TPS itu akan dibuka sejak pukul 08.00 pagi hingga 18.00 waktu setempat. Setiap warga negara Indonesia yang akan menggunakan hak suaranya harus membawa sejumlah persyaratan.

Syarat itu adalah KTP elektronik atau paspor. Selain itu dianjurkan membawa zairyuu kado atau KTP Jepang bagi yang memilikinya.

Bagi pemilih pindahan, selain kartu identitas, mereka juga perlu membawa Formulir A5.

Total pemilik hak suara di Jepang untuk Pemilu 2019, diperkirakan sekitar 17 ribu orang. Informasi selengkapnya seperti dilansir laman www3.nhk.or.jp bisa dilihat di laman Facebook PPLN Tokyo dan PPLN Osaka.

Berita Terbaru

Rekonstruksi Berkualitas untuk Mendukung Ketahanan Wilayah Pascabencana Sumatra

Oleh : Ricky Rinaldi *)Komitmen pemerintah dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana di Sumatra menunjukkan keseriusan negara dalam melindungi masyarakat sekaligusmemperkuat ketahanan wilayah nasional. Penanganan pascabencana yang dilakukanpemerintah tidak lagi sebatas memperbaiki kerusakan fisik yang tampak di permukaan, melainkan diarahkan untuk membangun kembali kawasan yang lebih aman, tangguh, produktif, dan berkelanjutan. Langkah strategis ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menempatkan keselamatan masyarakat, pemulihan ekonomi lokal, dan keberlanjutan pembangunan sebagai prioritas utama dalammenghadapi kompleksitas tantangan kebencanaan nasional.Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara harus hadir secaranyata, cepat, dan taktis di tengah masyarakat ketika terjadi bencana. Pemerintah bergerakcepat memastikan pemulihan rumah warga, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hinggaakses transportasi utama dapat segera dilakukan agar masyarakat tidak terlalu lama beradadalam kondisi kerentanan pascabencana. Presiden juga menekankan pentingnya akselerasipembangunan hunian tetap dan infrastruktur dasar agar roda kehidupan sosial masyarakatdapat kembali berjalan normal dan aman. Langkah cepat yang terintegrasi ini memperolehapresiasi luas karena menunjukkan keberpihakan negara yang konkret terhadap kebutuhanrakyat di tengah situasi sulit.Keseriusan pemerintah ini kini diperkuat oleh langkah nyata yang sangat signifikan di tingkatregulasi dan pendanaan. Pemerintah bersama DPR RI telah menyetujui anggaran rehabilitasidan rekonstruksi pascabencana di Sumatra dengan nilai fantastis mencapai Rp100 triliun. Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskanbahwa induk penganggaran tersebut telah sesuai dengan rencana induk (masterplan) yang disetujui oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini