WNA di Jakarta Mulai Disuntik Vaksin Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai memvaksinasi Covid-19 warga negara asing (WNA) yang menjadi ekspatriat di ibu kota melalui program Vaksinasi Gotong Royong.

Selasa 24 Agustus 2021 siang bertempat di Balai Kota, satu per satu bule yang bekerja di sebuah perusahaan di Jakarta itu mendapat Vakin Sinopharm.

Seperti dilansir Antaranews, warga Korea Selatan, Isaac Kim yang menjadi penerima vaksin itu mengaku puas dengan layanan vaksinasi tersebut.

“Saya ada komunitas Korea di Jakarta dan tertarik untuk vaksinasi. Rasanya divaksin biasa saja,” kata Isaac.

Sementara Katy, warga Belarus yang mengantar ibunya untuk divaksin mengaku layanannya bagus dan terorganisir dengan baik. Dia mengucapkan terimakasih mendapat vaksin tersebut.

Vaksin kedua untuk WNA tersebut akan diadakan kembali pada minggu pertama September 2021. Mereka yang mendapat vaksin para pemegang kartu izin tinggal tetap (Kitap).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini