Waspadalah, Virus Corona Ditemukan di Cairan Kejantanan Pria

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Para peneliti di Cina menemukan fakta baru yang mengejutkan soal virus corona atau Covid-19. Dalam temuan ini, virus didapati berada di dalam sperma pria.

Para ilmuwan dari Shanggiu Municipal Hospital itu bahkan menemukan, pada pria yang pernah terjangkit Covid-19 lalu sembuh, virus masih menempel pada sperma.

Tim menguji 38 pasien pria yang dirawat di rumah sakit tersebut pada puncak pandemi di Cina, bulan Januari dan Februari lalu. Sekitar 16 persen dari mereka memiliki bukti coronavirus berada di dalam air mani.

“Kami menemukan bahwa SARS-CoV-2 dapat hadir dalam sperma pasien dan masih dapat terdeteksi setelah mereka pulih,” tulis laporan Diangeng Li of Chinese People’s Liberation Army General Hospital di Beijing, seperti dikutip dari CNN.

Hal ini serupa dengan beberapa virus lainnya, seperti Ebola dan Zika yang juga menyebar di dalam sperma pria. Virus tersebut bisa tinggal hingga berbulan-bulan setelah pasien sembuh.

Penemuan ini menjadi perhatian serius dunia medis, mengingat masyarakat selama ini hanya tahu corona disebarkan melalui kontak air liur yang masuk ke dalam tubuh pasien.

“Jika dapat dibuktikan bahwa SARS-CoV-2 dapat ditularkan secara seksual dalam studi di masa depan, penularan seksual mungkin menjadi bagian penting dari pencegahan,” tulis laporan tersebut lebih lanjut.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini