Wajib Dicek! Ini Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS BIN 2019

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar gembira bagi kalian yang mendaftar CPNS lewat Badan Intelijen Negara (BIN). Jadwal dan dan lokasi tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS-nya udah keluar lho.

Informasi tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor: Peng-002/I/2020 tentang Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Badan Intelijen Negara Tahun Anggaran 2019.

BIN juga mengimbau peserta agar aktif membuka atau mengakses laman resmi BIN.

Jadwal SKD bagi peserta penerimaan CPNS 2019 di lingkungan BIN akan dilaksanakan pada 27 Januari 2020 dan 28 Januari 2020. Berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Masing-masing peserta dapat melihat jadwal secara lengkap pada lampiran di pengumuman yang disampaikan di sini.

Sementara, lokasi ujian ada di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jl. Mayjen Sutoyo No. 12, Cililitan, Jakarta Timur.

Namun ada beberapa tata tertib yang perlu diperhatikan di antaranya adalah:

1. Peserta hadir 90 menit sebelum pelaksanaan SKD dimulai untuk setiap sesi

2. Peserta wajib mengisi daftar hadir yang disediakan oleh panitia

3. Peserta wajib membawa Kartu Tanda Peserta Ujian yang telah distempel oleh panitia dengan foto yang tertera sesuai dengan wajah peserta

3. Peserta wajib membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Keterangan Dukcapil Asli

4. Peserta wajib berpakaian rapi dan sopan, menggunakan kemeja putih lengan panjang, celana/rok warna hitam (tidak berbahan jeans), sepatu pantofel warna hitam (bukan sepatu kets atau sneaker)

5. Peserta yang terlambat tidak diperkenankan masuk untuk mengiktu SKD dan dianggap gugur

6. Selama berada di ruang pelaksanaan SKD, diberlakukan pula sejumlah larangan sebagaimana tercantum dalam pengumuman

7. Peserta yang telah selesai melaksanakan SKD dapat meninggalkan tempat SKD secara tertib

Kelulusan SKD dan jadwal Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) akan diberitahukan pada bulan Februari/Maret melalui laman resmi BIN.

Adapun jumlah peserta yang mengikuti SKB nantinya paling banyak tiga kali jumlah kebutuhan pada masing-masing jabatan berdasarkan peringkat nilai SKD (Peraturan Menteri PANRB Nomor 23 tahun 2019).

Selamat belajar dan semoga dapat hasil yang terbaik!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Transparansi MBG: Bukti Pemerintahan Prabowo Kelola Program Rakyat dengan Hatidan Integritas

Oleh: Alexander Royce*) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subiantosejak awal dirancang bukan sekadar sebagai kebijakan sosial, melainkan sebagai investasi jangkapanjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini menargetkan pemenuhan gizijutaan anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di berbagai wilayah Tanah Air. Dalamperjalanannya, MBG tidak hanya menghadirkan manfaat kesehatan dan sosial, tetapi juga menunjukkan bagaimana pemerintah berupaya membangun tata kelola program publik yang transparan dan akuntabel. Sejak diluncurkan secara bertahap pada 2025, MBG berkembang pesat dengan dukunganjaringan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah. Pada awal2026 saja, lebih dari 19 ribu SPPG telah beroperasi untuk melayani puluhan juta penerimamanfaat di seluruh Indonesia. Program ini bahkan telah menjangkau sekitar 55 juta hingga lebihdari 58 juta penerima manfaat, menjadikannya salah satu program intervensi gizi terbesar yang pernah dijalankan pemerintah Indonesia. Besarnya skala program tentu menuntut tata kelola yang baik agar kepercayaan publik tetapterjaga. Di sinilah pemerintah menunjukkan komitmennya terhadap transparansi. Alih-alihmenutup informasi, pengelola MBG justru mendorong keterbukaan dalam berbagai aspek, mulaidari pengadaan bahan makanan, komposisi menu, hingga penggunaan anggaran. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menekankan bahwa transparansimenjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan program MBG. Ia mendorong seluruh dapurSPPG untuk mempublikasikan menu harian melalui media sosial atau saluran komunikasi publiklainnya. Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat melihat langsung jenis makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat, sekaligus memastikan bahwa standar gizi yang ditetapkan pemerintah benar-benar diterapkan di lapangan. Menurutnya, keterbukaan informasiini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik serta memastikan program berjalan secara akuntabel. Pendekatan transparansi tersebut juga memperlihatkan bahwa pemerintah tidak alergi terhadappengawasan publik. Dengan membuka informasi menu dan aktivitas dapur MBG secara rutin, masyarakat dapat ikut mengawasi kualitas program....
- Advertisement -

Baca berita yang ini