Waduh, Bupati Indramayu Terkena OTT KPK Hari Ini

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan Bupati Indramayu Supendi. Hal itu dibenarkan Komisioner KPK, Basaria Panjaitan, Selasa 15 Oktober 2019.

“Iya benar,” kata Basaria yang akan berakhir masa jabatannya Desember 2019.

OTT itu dilakukan dengan pola operasi senyap Selasa, 15 Oktober 2019 dini hari. Selain Supendi, tim penindakan KPK juga mengamankan delaoan orang lainnya dari unsur swasta dan pejabat daerah. Mereka diduga terlibat praktik suap.

Bupati Supendi saat ini sudah berada di Kantor KPK untuk dilakukan penyidikan selama 24 jam sebelum disematkan status tersangka.

Basaria belum menjelaskan identitas detail para pihak yang diamankan tersebut. Dia juga belum menyebut kasus yang menyebabkan delapan orang itu diamankan KPK.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini