Virus Corona di Wuhan Jadi Ide Film Dokumenter Donnie Yen

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Nama Donnie Yen pasti tidak asing di telinga Anda. Tidak heran, Donnie merupakan aktor tenar asal Hong Kong.

Donnie Yen dikenal sebagai aktor film-film laga Asia. Selain menjadi aktor, Donnie juga dikenal sebagai sutradara film, produser, dan action choreographer.

Laki-laki berusia 56 tahun ini telah membintangi cukup banyak film. Beberapa film yang dibintanginya menyebet penghargaan bergengsi di Hong Kong dan masuk dalam film box office.

Nah, kali ini dirinya tidak lagi menjadi peran utama dalam sebuah film laga, aktor yang terkenal lewat film Ip Man ini bertindak sebagai produser dalam film dokumenter Wuhan! Wuhan! yang mengisahkan saat-saat awal pandemi covid-19 terjadi di Wuhan, Tiongkok.

Pria kelahiran Guangzhou, Tiongkok, itu akan memproduseri film ini bersama pemenang Oscar, Donna Gigliotti yang sukses menggarap Shakespeare in Love. Sementara di kursi sutradara dipilih Gong Cheng yang dikenal sukses dengan film dokumenter A Bite of China dan Voice of the Earth.

Untuk alurnya, film ini mengikuti 36 jam dalam kehidupan sejumlah karakter berbeda yang terjalin di Kota Wuhan, Tiongkok, yang tengah dilanda virus.

Film ini kata dia, merupakan bukti universalitas dari pengalaman pandemi kolektif masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa tidak peduli negara mana, tidak ada yang kebal terhadap penyakit. Di sini manusia memiliki kemanusiaan yang sama dalam perjuangan untuk bertahan hidup,” kata Donnie Yen.

Sebagai langkah awal proses produksi, 30 orang kru mulai mengambil gambar di Wuhan, tepatnya pada awal musim semi tahun ini. Dengan menangkap rekaman nyata, film Wuhan! Wuhan! berusaha menceritakan kisah nyata dari petugas kesehatan yang berjuang melawan virus.

Film menceritakan seorang pengemudi sukarela yang memberikan tumpangan gratis kepada para pekerja medis setiap hari, seorang tukang cukur yang secara sukarela melayani pekerja medis secara gratis, dan vlogger yang memberikan obat kepada pasien.

Ada pula seorang psikoterapis yang menawarkan konseling psikologis pasien, pengawas pembuangan limbah medis, pasangan yang menjalankan klinik pribadinya. dan para dokter dari ruang gawat darurat yang berusaha menyelamatkan nyawa pasien.

Ditambahkan, film ini akan menunjukkan bagaimana orang berjuang, bagaimana mereka hidup dan bagaimana mereka mencintai ketika bencana melanda. Diketahui, wabah menular virus korona penyebab covid-19 pertama kali muncul di Wuhan pada Desember 2019 dan menyebar ke seluruh dunia dalam waktu singkat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini