Viral, Motor Mahal yang Dipakai Bupati Karawang ke KPU Ditilang Polisi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pasangan petahana bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kawarang pada pilkada 2020, Celica Nurrachadiana – Aep Syaepulloh sempat mencuri perhatian warga karena mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggunakan motor unik nan mahal Vanderhall Venice buatan Amerika Serikat. Ternyata sepeda motor itu dicegat polisi dan ditilang.

Dalam sebuah video yang viral di media sosial tersebut tampak sepeda motor roda tiga itu masih terpasang papan nama “Celica-Aep.”

Saat sedang berjalan lambat, dua sepeda motor patroli lalu-lintas jalan raya menghampiri dan mengapit jalannya sepeda motor yang dibanderol Rp 400 jutaan tersebut.

Salah seorang polisi tampak menghampiri pengemudinya yang hanya mengenakan ikat kepala bukan helm dan seperti menanyakan dokumen kendaraan atau surat izin pengemudinya. Sepeda motor itu memang tidak terlihat nomor polisinya hanya plat bertulis Cellica-Aep.

Dalam sekejap pengemudi sepeda motor itu mengeluarkan secarik kertas namun video yang sepertinya direkam oleh rekan polisi tersebut langsung selesai.

Jika menyimak pengemudi dan penumpang sepeda motor tersebut tampaknya tidak ada Cellica yang sering dipanggil Teh Celli.

Namun penumpang sepeda motor tersebut seperti mirip dengan Aep Syaepulloh pasangan Cellica dalam pilkada tahun ini.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Prabowo dan Upaya Memuliakan Guru Indonesia

Oleh: Febrian Rizki )*Presiden Prabowo Subianto menempatkan guru sebagai salah satu elemen terpenting dalam pembangunan bangsa. Bagi pemerintah, keberhasilan Indonesia menuju negara maju tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui pendidikan. Dalam proses tersebut, guru memegang peran sentral sebagai penggerak utama lahirnya generasi yang berkarakter, berpengetahuan, dan memiliki daya saing tinggi.Komitmen terhadap penguatan peran guru menjadi bagian penting dari agenda pembangunan nasional yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo. Perhatian tersebut diwujudkan melalui kebijakan yang tidakhanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan, tetapi juga menyentuh aspek profesionalisme, peningkatan kompetensi, dan penyederhanaan tata kelola pendidikan. Kebijakan peningkatan tunjangan guru menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa pemerintah telah menaikkan tunjangan guru non-ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan. Sementara itu, guru ASN memperoleh tunjangan sebesar satu kali gaji pokok sesuai ketentuan yang berlaku.Kenaikan tunjangan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalammemberikan penghargaan yang lebih layak kepada para...
- Advertisement -

Baca berita yang ini