Viral, Bus Terjang Banjir di Tol Madiun

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Banjir sedang menerjang sejumlah daerah di Jawa Timur dan salah satu yang sedang viral adalah di ruas tol Madiun ke arah Caruban.

Banyak video yang menggambarkan situasi itu di KM 603 +600 sampai KM 604 itu seperti kali. Tinggi muka air diperkirakan satu meter.

Salah satu yang viral adalah video hasil rekaman penumpang sebuah bus yang menerjang banjir tersebut.

Video itu diunggah akun twitter @MSApunya yang sepertinya pendukung Prabowo.

Dia meledek banjir itu sebagai tol laut. “Dengan perencanaan yg matang, maka hari ini terciptalah #TolLangit eh salah maksudnya #TolLaut sebagai bagian dari visi misi JKW-JK pada tahun 2014. *Banjir Saudara😀😀.”

Saat ini petugas menutup ruas tol tersebut, terutama untuk kendaraan kecil.

Untungnya bus yang tidak diketahui namanya itu selamat melintasi banjir. Otoritas setempat menyebut banjir diakibatkan air Sungai Bengawan Solo yang meluap.

Direktur PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri Iwan Moedyarno menjelaskan, banjir menggenangi tol itu sejak Rabu 6 Maret 2019.

Menurutnya, banjir tol mulai Rabu sekitar pukul 22.00 WIB dan jalan sudah ditutup. Kendaraan pun di arahkan ke Caruban pada pukul 05.00 WIB.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini