Ungguli Lewis Hamilton, Valtteri Bottas Menangi GP Australia 2019

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Pembalap Valtteri Bottas, menjadi juara seri pembuka Formula one (F1) 2019 yang berlangsung di Melbourne Grand Prix Circuit, Australia. Pembalap Mercedes ini mengungguli rekan setimnya, Lewis Hamilton.

Bottas menjadi yang tercepat dengan waktu 1 jam 25 menit 27.325 detik, unggul 20,8 detik dari rekan setimnya di Mercedes Lewis Hamilton. Hamilton sendiri finis kedua, meski memulai balapan dari posisi terdepan.

Di tempat ketiga ada driver Red Bull Max Verstapen, disusul duo Ferrari Sebastian Vettel dan Charles Leclerc yang mengunci posisi lima besar.

Sementara Bottas pun memimpin klasemen pebalap dengan 26 poin. Driver asal Finlandia itu mendapat tambahan satu poin usai juga berhasil menorehkan waktu lap tercepat dalam balapan kali ini. Aturan baru F1 sendiri akan memberi peraih waktu lap tercepat dalam posisi 10 besar tambahan satu angka.

Hamilton mengekor di posisi dua dengan 18 poin, dan Verstappen dengan 15 poin. Sementara Vettel mendulang 12 poin dan Leclerc 10 poin dari balapan pertama ini.

Mengenai jalannya balapan, Bottas dari awal mendominasi setelah merebut posisi pertama dari Hamilton di tikungan pertama pada lap pertama. Bottas tetap tenang dalam menyelesaikan balapan hingga mencatatkan keunggulan mencapai 20 detik atas Hamilton.

Persaingan sengit justru terjadi di perebutan posisi kedua dan ketiga. Lewis Hamilton beradu strategi dengan pembala Ferrari, Sebastian Vettel.

Hamilton mencoba bertahan di posisi kedua, sedangkan di posisi ketiga Vettel bersaing dengan Verstappen. Pada akhirnya, Verstappen menunjukkan keahlian yang lebih baik dari Vettel dengan finis di posisi ketiga di belakang Bottas dan Hamilton.

Seri Formula one berikutnya akan berlangsung di Bahrain International Circuit pada 31 Maret 2019 mendatang.

Berita Terbaru

Menutup Kesenjangan Layanan Kesehatan melalui Koperasi Desa

Oleh: Yandi Arya Adinegara )*Kesenjangan layanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedesaan masihmenjadi pekerjaan rumah besar dalam pembangunan nasional. Di satu sisi, kota-kota besar menikmati akses rumah sakit modern, tenaga medis memadai, sertadistribusi obat yang relatif lancar. Di sisi lain, banyak desa masih menghadapiketerbatasan fasilitas kesehatan, minimnya ketersediaan obat, hingga rendahnyaketerjangkauan layanan bagi masyarakat.Dalam konteks inilah, langkah pemerintah menghadirkan Koperasi Desa/Kelurahan(Kopdes) Merah Putih sebagai simpul layanan kesehatan sekaligus pusat ekonomidesa patut diapresiasi sebagai terobosan strategis dan relevan dengan kebutuhanzaman.Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih tidakhanya dirancang sebagai penggerak ekonomi lokal, tetapi juga menjadi ujungtombak pelayanan kesehatan masyarakat desa. Setiap koperasi akan dilengkapidengan gerai obat dan klinik kesehatan, sebuah inovasi yang secara langsungmenyasar persoalan klasik: keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah pedesaan. Pernyataan ini bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari desainkebijakan yang terintegrasi lintas sektor.Selama ini, salah satu persoalan mendasar adalah masih adanya warga desa yang belum terjangkau oleh program jaminan kesehatan nasional. Kehadiran klinik desaberbasis koperasi membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan layanankesehatan yang lebih dekat, murah, dan mudah diakses. Ferry Juliantonomenekankan bahwa pemerintah ingin memastikan masyarakat desa memperolehjaminan pelayanan kesehatan yang layak, melalui sinergi antara Kementerian Koperasi, Kementerian Kesehatan, dan BPJS Kesehatan.Langkah kolaboratif ini diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahamanantara Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito. Kerja sama tersebut tidak hanya bertujuanmemperluas cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional...
- Advertisement -

Baca berita yang ini