Ucapkan Selamat HUT Kemerdekaan RI, Menlu AS Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Demokratis

Baca Juga

MATA INDONESIA, WASHINGTON – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken turut menyampaikan selamat hari ulang tahun untuk Indonesia. Dalam pernyataannya, Blinken mengatakan bahwa AS menilai Indonesia sebagai pemimpin demokratis yang memegang peranan penting di kawasan.

Untuk itu, Blinken menegaskan komitmen AS terus menjalin kemitraan strategis di antara kedua negara, terutama dalam menangani pandemi virus corona. Lebih lanjut, Blinken juga mengatakan bahwa AS bangga karena menjalin hubungan kemitraan yang bersejarah dengan Indonesia.

“Atas nama Amerika Serikat, saya mengucapkan selamat kepada rakyat Indonesia pada kesempatan hari ulang tahun kemerdekaan tanggal 17 Agustus,” kata Blinken.

“Kami terus menegaskan dan meneguhkan kemitraan strategis antara Amerika Serikat dan Indonesia, terutama saat kita bekerja sama untuk mengatasi pandemi Covid-19 serta mendorong Indo-Pasifik yang lebih damai, stabil, sejahtera, dan sehat,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia. Biden juga mengatakan bahwa AS sangat menghargai kepemimpinan Indonesia di kawasan Indo-Pasifik.

“Atas nama Amerika Serikat, saya mengucapkan salam hangat kepada Bapak (Presiden Joko Widodo) dan rakyat Indonesia yang merayakan hari ulang tahun kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus,” kata Joe Biden dalam pernyataan tertulis di laman resmi Kedutaan Besar AS di Jakarta, Selasa, 17 Agustus 2021.

“Kemitraan strategis yang erat di antara kedua negara kita kini semakin penting dibanding sebelumnya,” sambung mantan Senator Delaware itu.

Pada kesempatan yang sama, Biden berharap kerja sama yang telah terjalin di antara kedua negara dapat semakin erat, khususnya di sektor ekonomi. Begitu juga dalam upaya menangani pandemi Covid-19 dan mendorong pemulihan hijau atau green recovery.

Biden juga mengajak pemerintah Indonesia untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas di seluruh kawasan Indo-Pasifik dan kawasan lainnya. “Amerika Serikat turut merayakan HUT Kemerdekaan RI bersama Bapak (Jokowi) sebagai sahabat dan mitra,” sambungnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini