Tragedi Kanjuruhan, Bareskrim Polri Periksa Direktur LIB, Asprov PSSI Jatim, Panpel Arema dan Kadispora Jatim

Baca Juga

MATA INDONESIA, MALANG – Direktur PT Liga Indonesia Bersatu (LIB), Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur, Ketua Panitia Pelaksana Arema dan Kadispora Jawa Timur memintai keterangan Bareskrim Polri soal Tragedi Kanjuruhan.

Hal itu diungkapkan Kadiv Humas Polri, Irjen Polisi Dedi Prasetyo di Jakarta, Senin 3 Oktober 2022.

Permintaan keterangan tersebut untuk melengkapi data yang diperoleh Tim Investigasi Polri, Minggu 2 Oktober 2022 malam.

“Inafis dan labfor sudah olah TKP dan hari ini lanjut,” ujar Dedi.

Investigasi akan dilakukan dengan diawasi Kompolnas agar pemeriksaan berjalan transparan dan akuntabel.

Pemeriksaan dilakukan dengan asas kehati-hatian, ketelitian, dan pembuktian secara ilmiah.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa, Polri akan menindaklanjuti instruksi dari Presiden Joko Widodo terkait dengan terjadinya peristiwa tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini