TNI AD Masih Salurkan Bantuan Korban Gempa Mamuju di Tempat Terisolir

Baca Juga

MATA INDONESIA, MAMUJU – Penyaluran bantuan untuk korban gempa Mamuju masih terus dilakukan, terutama ke daerah terpencil dengan bantuan TNI AD.

Akibatnya terpaksa meminta TNI AD mengerahkan helikopternya menyalurkan bantuan ke Dusun Lolonggauang, Desa Labuang Rano, Kabupaten Mamuju, Sabtu 30 Januari 2021.

“TNI AD terus menyalurkan bantuan untuk pengungsi gempa di wilayah terisolasi di Kabupaten Mamuju menggunakan helikopter,” ujar Dandim Mamuju Kolonel Inf Aji Sartono di Mamuju, Sabtu.

TNI mengerahkan 1.400 personel untuk membantu warga yang terdampak gempa dengan magnitudo 6,2 tersebut.

Menurutnya, 300 kilogram logistik telah disalurkan kepada mereka yang berada di daerah-daerah terisolir dengan bertahap.

Jumlah pengungsi di Kabupaten Majene dan Mamuju sekarang 91.003 jiwa, terbanyak berasal dari Mamuju dengan jumlah 58.123 orang dan Majene 25.737 orang. Sementara di Polewali Mandar mencapai 5.343 orang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini