Timnas U-19 Berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-20, PSSI Harap Dukungan Penuh Warga Jawa Timur

Baca Juga

MATA INDONESIA, SURABAYA – PSSI berharap warga Jawa Timur memberikan dukungan kepada timnas Indonesia U-19 yang akan berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-20, 14-18 September 2022.

Indonesia menjadi tuan rumah Kualifikasi Piala Asia U-20 yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Skuat Garuda Nusantara berada satu grup dengan Timor Leste, Vietnam, dan Hong Kong.

Timnas U-19 akan mengawali laga melawan Timor Leste pada 14 September, Hongkong 16 September, dan Vietnam 18 September.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi berharap warga Jawa Timur memberikan dukungan dengan datang langsung ke Stadion Gelora Bung Tomo.

“Alhamdulillah anak-anak sekarang sudah di Surabaya, mereka sudah latihan, mohon dukungan dari masyarakat Indonesia khususnya yang ada di Surabaya, tanggal 14 akan main versus Timor Leste,” ujarnya.

“Kami yakin kawan-kawan suporter Timnas di Jatim bisa memberikan dukungan secara maksimal dan kami persilakan untuk kita sama sama beri dukungan kepada timnas,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kolaborasi Global Diperkuat, Pemerintah Kejar Swasembada Energi

Oleh: Lestari Safiya )*Pemerintah memperkuat kolaborasi global sebagai strategi utama dalammempercepat terwujudnya swasembada energi nasional. Pemerintahmenempatkan kerja sama internasional sebagai instrumen penting untukmenghadapi ketidakpastian pasokan energi dunia sekaligus menjagastabilitas energi domestik.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mendorongpenguatan kolaborasi antarnegara dalam forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business di Tokyo. Bahlil menilai bahwa kerjasama yang saling menguntungkan menjadi fondasi dalam menjagaketahanan energi kawasan Indo-Pasifik di tengah meningkatnya tekanangeopolitik.Forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business dimanfaatkan Indonesia untuk mempertegas peran strategis dalammenjaga keseimbangan pasokan energi global. Forum tersebut menjadiwadah konsolidasi antarnegara dalam merumuskan langkah kolektifmenghadapi tantangan energi yang semakin kompleks.Indonesia menunjukkan kontribusi nyata melalui ekspor energi dalamskala besar ke berbagai negara. Indonesia mengirimkan liquefied natural gas serta memasok batu bara dalam jumlah signifikan, sehingga turutmenopang stabilitas pasokan energi global.Pemerintah memanfaatkan posisi strategis tersebut untuk memperluaskemitraan internasional yang berorientasi pada kepentingan nasional. Pemerintah menilai kekuatan sebagai pemasok energi menjadi modal penting dalam memperkuat daya tawar diplomasi energi Indonesia.Pemerintah tetap menempatkan kepentingan domestik sebagai prioritasutama dalam setiap kerja sama internasional. Pemerintah menyiapkanlangkah antisipatif melalui optimalisasi sumber daya energi dalam negeriapabila kebutuhan nasional tidak dapat sepenuhnya dipenuhi melaluikerja sama global.Pemerintah mendorong pemanfaatan bahan bakar nabati berbasis crude...
- Advertisement -

Baca berita yang ini