Tim Thomas dan Uber Latihan di Arena Pertandingan, Adaptasi Embusan Angin

Baca Juga

MATA INDONESIA, BANGKOK – Tim Thomas dan Uber Indonesia menggelar latihan di arena pertandingan. Mereka diminta beradaptasi kondisi lapangan terutama embusan angin.

Tim bulutangkis Indonesia mulai merasakan atmosfer Putaran Final Piala Thomas dan Uber 2022 ketika mencicipi latihan di tempat pertandingan, di Impact Arena, Bangkok. Tim Indonesia untuk kali pertama mulai bisa berlatih di arena pertandingan. Latihan ini berlangsung satu setengah jam, mulai pukul 10.30 waktu setempat.

Latihan pembuka ini diharapkan bisa menjadi bekal kesiapan para pemain untuk menghadapi laga sesungguhnya. Apalagi tim Thomas dibebani target untuk mempertahankan titel juara, sementara putri yang hadir dengan pemain-pemain pelapis, diharapkan bisa tampil semaksimal mungkin.

Datang di arena lebih awal, baik tim putra maupun putri bisa melakukan pemanasan dan peregangan lebih dulu. Para pemain bisa memanaskan tubuhnya agar otot-otot siap berlatih teknik.

Pada latihan ini, para pemain diminta untuk mengoptimalkan beradaptasi dengan tempat pertandingan di Impact Arena. Seluruh anggota tim Thomas dan Uber Indonesia untuk kali pertama latihan di arena yang menjadi tempat pertarungan perebutan trofi lambang supremasi bulutangkis beregu putra-putri dunia pada 8-15 Mei itu.

“Ini untuk pertama kalinya kita berlatih di tempat pertandingan. Saya berharap para pemain bisa mengoptimalkan adaptasi dengan arena pertandingan, karena ini bisa menjadi bekal kesiapan kita menghadapi pertandingan sesungguhnya,” kata manajer tim, Hendro Santoso.

Sebagai bagian dari mengoptimalkan adaptasi, para pemain berlatih dengan berganti-ganti lapangan. Mulai dari lapangan 1 hingga 4, dijajal semua. Selain itu, mereka juga berganti tempat di setiap lapangan.

Tim ganda putra saat berlatih, tak hanya dengan pasangan tetapnya. Mereka juga berpartner dengan pemain dari pasangan yang lain.

“Ini agar kami bisa beradaptasi optimal dengan rekan dan arena. Memang ada embusan angin, tetapi di mana sih arena yang tidak berangin. Jadi tinggal bagaimana kita harus cepat beradaptasi saja,” kata ganda putra, Mohammad Ahsan.

Soal eembusan angin juga dirasakan Muhamnad Shohibul Fikri. Sementara menyangkut lampu, dia menyebut tidak ada masalah.

“Saya kira adaptasi dengan arena sudah oke. Lampu juga terang. Cuma lapangannya masih berhembus angin saja,. Hanya di sini hembusannya lebih mendingan dibanding saat Kejuaraan Asia di Manila lalu,” kata Fikri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini