Tim Indonesia Start dari Baris Kedua Balap Motor di Mugello Malam Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, TOSKANA – Tim Moto2 asal Indonesia, Federal Oil Gresini akan mulai balapan dari baris kedua di Sirkuit Mugello, Toskana hari Minggu 30 Mei 2021 sekitar pukul 19.00 WIB.

Hal itu berkat kegigihan pebalap asal Italia Fabio Di Giannantonio yang menjadi penunggang sepeda motor besutan Kalex dari Jerman, pada sesi kualifikasi, tim Indonesia itu menempati posisi start nomor 5.

Hasil kualifikasi Digia adalah 1 menit 51,355 detik yang berlangsung di Mugello, Sabtu 29 Mei 2021.

Dengan start di baris kedua, seperti dilaporkan laman Federal Oil, peluang tim Indonesia itu naik podium di Mugello sangat besar.

Saat ini Digia bersama Tim Moto2 dari Indonesia tersebut baru berhasil mengumpulkan 60 poin.

Jika dia bisa merebut podium tiga maka tim Indonesia tersebut akan mengumpulkan poin 76 dan sangat mungkin berada di klasemen keempat atau bahkan ketiga. Saat ini, Digia masih berada di klasemen kelima.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Sidak Ramadan sebagai Instrumen Stabilitas Pasar

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Setiap memasuki bulan suci Ramadan dan menjelang Idulfitri, pemerintahmemastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional tetap terjaga melaluilangkah pengawasan yang aktif dan terukur. Peningkatan aktivitas konsumsimasyarakat dipandang sebagai momentum positif yang mencerminkan perputaranekonomi yang dinamis. Dalam kerangka tersebut, inspeksi mendadak (sidak) menjadi instrumen strategis untuk memperkuat tata kelola pangan, memastikandistribusi berjalan lancar, serta menjaga keterjangkauan harga bahan pokok. Kehadiran langsung pemerintah di lapangan menegaskan komitmen kuat dalammelindungi kepentingan masyarakat, memperkuat transparansi rantai pasok, sertamembangun kepercayaan publik terhadap sistem pangan nasional yang tangguhdan responsif. Langkah tersebut terlihat nyata ketika Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sarwo Edhy, turun langsung melakukan pemantauan di Pasar Jonggol, yang selama ini dikenal sebagai pasar penyangga bagi wilayah Bogor, Bekasi, hingga Jakarta. Kehadiran pejabat tinggi di titik distribusi akhir menunjukkan bahwapemerintah mengedepankan pengawasan berbasis kondisi riil lapangan. SarwoEdhy menegaskan bahwa selama Ramadan pemerintah tidak boleh lengah dan harus memastikan harga tetap terkendali serta distribusi berjalan lancar. Jika ditemukan ketidaksesuaian, langkah pembenahan akan segera dilakukan di lokasi. Hasil pemantauan memperlihatkan mayoritas komoditas pangan strategis beradadalam kondisi relatif stabil. Harga beras medium lokal berada di kisaran Rp13.000 per kilogram dan beras premium Rp14.500 per...
- Advertisement -

Baca berita yang ini