Tarif Pesawat Domestik Tinggi, Jokowi Buka Pintu Maskapai Asing Masuk

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Menteri perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sedang mengkaji intruksi dari Presiden Joko Widodo agar memberi kesempatan lebih luas kepada maskapai asing untuk berkompetisi usaha di dalam negeri.

Usulan itu disampaikan Jokowi seiring dengan tingginya tarif tiket pesawat domestik dalam enam bulan terakhir. Harga tiket pesawat yang mahal diyakini terjadi karena kurangnya kompetisi.

“Kami tahu bahwa apabila ada perusahaan asing yang akan beroperasi di Indonesia harus memiliki asas cabotage,” ujarnya.

Opsi mengundang maskapai asing masuk dalam kompetisi bisnis akan menciptakan keseimbangan antara permintaan (demand) dan pasokan (supply). Meski demikian, pemerintah juga tidak akan sembarangan mengundang perusahaan asing masuk.

Perusahaan asing tetap harus bekerja sama dengan maskapai dalam negeri demi menyeimbangkan rute-rute gemuk dan rute perintis. Selain asas cabotage, pemerintah berjanji akan tetap mencermati aspek keselamatan. Sehingga, ada persyaratan ketat terkait umur serta kesehatan pesawat.

“Apalagi udara ini membutuhkan suatu kualifikasi yang baik. Jadi, kami sedang mengkaji dan kami akan melaporkan kepada Bapak Presiden sebelum menetapkan apa yang akan dilakukan,” katanya.

Ia mengatakan saran ini tidak bisa terjadi dalam waktu dekat. Sebab, tak banyak ‘pemain’ dalam industri penerbangan. Sampai saat ini belum satu pun maskapai asing yang ‘mendaftar’ dalam kompetisi.

“Belum ada. Tapi, perlu diketahui, industri perhubungan udara ini sangat tight (ketat) sekali. Satu sisi, pemainnya tidak banyak, syarat-syaratnya tinggi sekali,” katanya.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini