Tak Usah Panik! Pemerintah Yakin Mampu Tangani Corona

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Banyak pihak yang panik usai pemerintah mengumumkan ada WNI yang positif terkena virus corona (Covid-19). Untuk menenangkan masyarakat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun buka suara. Salah satunya lewat postingan pada akun twitter pribadinya yang bernama @jokowi pada Jumat, 6 Maret 2020.

Dalam video berdurasi sekitar 1 menit lebih itu, Jokowi memberikan sejumlah himbauan kepada masyarakat soal corona.
Ia mengatakan, wabah corona telah menyerang 70 negara di dunia, termasuk Indonesia. Namun, sejauh ini virus tersebut baru ini memiliki tingkat kematian sekitar 2 persen.

“Jauh lebih kecil dari SARS yang sekitar 10 persen dan MERS sekitar 35 persen,” ujarnya.

Jokowi pun memastikan Indonesia telah mempersiapkan diri menghadapi wabah global ini. Persiapan tersebut misalnya dengan melengkapi semua bandara dan pelabuhan dengan Thermal Scanner.

“Di dalam negeri, pemerintah juga telah menyiapkan 132 rumah sakit untuk tangani corona yang memiliki fasilitas bertaraf internasional,” kata Jokowi.

Di akhir video, Jokowi pun menegaskan bahwa musuh terbesar warga Indonesia sekarang bukan lagi virus corona Covid-19, tetapi ketakutan yang berlebihan sehingga menimbulkan kepanikan yang tidak perlu. Begitupun dengan kabar hoaks dan rumor soal corona.

“Yakinlah dengan fakta dan informasi dari sumber resmi. Mari menggalang solidaritas bersama dan gotong royong menghadapinya,” ujar Jokowi.

Hingga berita ini dibuat, postingan ini pun ramai ditanggapi oleh warganet. Banyak juga yang mengapresiasi dan mendukung niat baik Jokowi.

“Gas terus pakde, doa semoga semua sehat aman dan makmur amiin,” cuit @*Y*NKZ.

“Semangat pak de, indonesia baik2 saja, aamiin,” balas @f*a*i13_.

“Mantap pak,semoga sehat sehat selalu pak. Dan di mudah kn rejeki q seperti bpk,amin,” ujar @r*d*ab*edey.

“Terimakasih pa atas info nya semoga waraga indonesia ga ada yg kena virus corona lagi,” kata @1*18N*v*l.

“Kita dukung pak. Saya percaya Indonesia bisa melalui ini semua,” cuit @D*ih*nd*koUi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini