Tolong Didengar! Ini Pesan dan Tips dari Sandiaga Uno untuk Wagub DKI Terpilih

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Mantan wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno memberikan pesan kepada dua calon pengganti dirinya, jika terpilih sebagai wagub.

Diketahui, nama Nurmansjah Lubis dan Riza Patria akan bertarung sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Dua nama politikus ini akan mendampingi Anies Baswedan memimpin DKI Jakarta hingga 2022 mendatang.

Sandi mengaku mengenal keduanya secara pribadi. Dia juga menilai Nurmansjah dan Riza sama-sama berpotensi. Apalagi mereka sudah melewati serangkaian proses sebelum diajukan ke DPRD DKI Jakarta.

Dia menyebut tugas sebagai wakil gubernur berat karena harus segera mengeksekusi kebijakan-kebijakan Pemprov DKI Jakarta.

Sebagai mantan Wagub DKI, Sandi menyebut tugas besar penggantinya nanti yakni di bidang ekonomi. Wagub baru harus bisa memastikan Pemprov DKI tetap menjaga pertumbuhan lapangan pekerjaan.

Kedua, memasuki bulan Ramadan dan musim lebaran, Wagub baru harus bisa memastikan stabilitas harga bahan pangan. “Tugas utama Wagub yang saya jalankan seperti memastikan harga-harga tidak bergejolak,” kata Sandi.

Ketiga, Wagub terpilih harus membantu Anies Baswedan menyelesaikan beberapa agenda penting. Misalnya penanganan banjir yang belakangan menjadi sorotan masyarakat. Sebab dia melihat masyarakat sudah terlalu lama menunggu proses penyelesaiannya.

Tak lupa, Sandi memberikan saran kepada Wagub terpilih yang bakal mendampingi Anies. Menurutnya, Anies tipikal orang yang cukup dinamis. Sehingga, pendampingnya harus proaktif dan terus berinovasi.

“Karena kalau by text book saja di DKI itu tidak akan bisa menyelesaikan masalah,” ujar Sandi.

Perlu ada inovasi dan membuat regulasi yang bisa memberikan pelayanan kepada publik dengan baik. Ini sangat penting karena Jakarta menjadi sorotan semua mata. Apalagi, sosok Wagub sudah lama dinantikan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini