Super Sedih, Bima Aryo Jongkok Terpekur di Depan Makam Pekerja Rumah Tangganya

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Presenter televisi Bima Aryo benar-benar masih berduka hingga Jum’at 6 September 2019 karena kehilangan pekerja rumah tangga yang meninggal dunia diterkam anjing peliharaannya. Pekerja perempuan bernama Yayan diterkam saat hendak memberi makan binatang peliharaan itu.

Melalui instagramnya, Bima mengungkapkan perasaan hatinya yang sangat terpukul dengan peristiwa tragis tersebut.

Di akun media sosialnya itu Bima juga menggunggah gambar saat dia melakukan kunjungan ke tempat tinggal keluarga besar Yayan untuk berbela sungkawa.

Dia juga tampak berjongkok sambil terpekur lama di depan makam Yayan yang masih berupa tanah basah.

“Kalian tahu betapa sayangnya kita sama semua hewan-hewan peliharaan kita, dan begitu sedih harus berpisah dgn mereka. Akan tetapi masih jauh lebih besar rasa sayang kami kepada sesama manusia,” begitu ungkapan hati Bima atas kepergian Yayan yang diunggahnya Sabtu 7 September 2019.

Dia juga mengharapkan do’a semua pihak, agar keluarga Yayan dan dia diberikan ketabahan dan keikhlasan menghadapi musibah itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini