Stasiun Manggarai Jadi Pusat Integrasi Antarmoda

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Stasiun Manggarai akan menjadi pusat Integrasi antarmoda. Hal ini untuk memudahkan mobilitas masyarakat, sekaligus meningkatkan ridership yang melalui stasiun ini.

Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub akan bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan stakeholder untuk menata lingkungan di sekitar Stasiun Manggarai.

”Kami terus berkoordinasi dengan Pemda DKI Jakarta terkait akses dan penataan ruang di sekitar Stasiun Manggarai. Hal ini untuk memaksimalkan fungsi stasiun sebagai kawasan transit oriented development (TOD) di lahan seluas 2,4 hektar ini,” ujar Dirjen Perkeretaapian, Zulfikri, Jumat 8 Juli 2022.

Pengembangan Stasiun Manggarai, lanjut Zulfikri, menjadi kebutuhan yang mendesak dan perlu segera tuntas. Pasalnya, kondisi Stasiun Manggarai sebelum berkembang untuk melayani perjalanan kereta api (KA). Dan lonjakan jumlah penumpang yang cukup signifikan setiap tahunnya.

”Dengan hanya delapan jalur untuk KRL, dan dua jalur untuk KA antarkota, Stasiun Manggarai harus menanggung beban sejumlah 726 perjalanan KA setiap harinya. Dengan total 1,2 juta penumpang, sehingga menyebabkan penumpukan dan antrean kereta untuk masuk ke Stasiun Manggarai,” katanya.

Zulfikri optimis melalui pembangunan Stasiun ini, permasalahan dalam layanan kereta api komuter di kawasan aglomerasi Jabodetabek perlahan dapat teratasi. Sebab, nantinya Manggarai akan memiliki 18 jalur aktif untuk melayani KRL, KA Jarak Jauh, dan KA Bandara.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia/KAI (persero), D Hartantyo, pun menyatakan mendukung upaya DJKA dalam mengembangkan Stasiun Sentral pertama di Jakarta ini. Ia juga menjelaskan bahwa KAI Group siap mendukung dengan menambah KA feeder untuk KRL Commuterline dan peningkatan serta penambahan kapasitas angkut untuk mengurangi penumpukan penumpang.

Selain itu, ia memastikan bahwa KAI Group memiliki sarana dan sumber daya manusia yang siap untuk menunjang rencana peningkatan layanan di Stasiun ini.

Pengembangan Manggarai menjadi stasiun sentral pertama dan terbesar di Indonesia akan menjadi episentrum baru. Dari pergerakan masyarakat di kawasan aglomerasi Jabodetabek.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Upaya Berantas Paham Radikalisme dan Terorisme, Aparat Keamanan Berhasil Tangkap 7 Teroris di Sulteng

Aparat keamanan Republik Indonesia (RI) terus berupaya untuk memberantas penyebaran paham radikalisme dan terorisme di Tanah Air. Upaya tersebut...
- Advertisement -

Baca berita yang ini