Soal Vaksin Gratis, Pimpinan MPR Sebut Jokowi Luar Biasa

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid memuji sikap Presiden Jokowi menjadi orang pertama menerima vaksin Covid19 gratis dari Sinovac.

“Itu luar biasa. Ini menjadi contoh sekaligus mematahkan dugaan vaksin tersebut tidak aman dan menimbulkan semangat serta optimisme publik,” ujar lelaki yang akrab dipanggil Gus Jazil tersebut, Kamis 17 Desember 2020.

Dia bahkan mendesak uji klinis dan izin edar terhadap vaksin itu dipercepat sehingga masyarakat memiliki kepastian.

Lantaran jumlah vaksin yang tersedia saat ini masih terbatas, Gus Jazil meminta pemerintah membuat skala prioritas mengacu pada data yang valid.

Dia mengusulkan penerima vaksin yang harus diprioritaskan adalah orang yang rentan, lalu vaksin untuk menggerakkan ekonomi di suatu daerah.

Karena vaksin itu sudah ditetapkan gratis oleh Presiden Jokowi, dia meminta pemerintah harus menghitung dengan jelas berapa biaya yang dibutuhkan.

Gus Jazil seperti dilansir Antaranews menilai seharusnya pemberian vaksin itu tidak semuanya gratis. Mereka yang mampu seharusnya membayar karena anggaran negara sekarang dalam kondisi yang memprihatinkan.

Terakhir adalah bagaimana pengedaran vaksin bisa dipercepat sehingga kondisi sosial masyarakat bisa segera pulih dan ekonomi kembali bergerak.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Presiden Gunakan Reshuffle untuk Maksimalkan Capaian Program Strategis

Oleh: Windi Paramitha )*Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memastikan percepatan pelaksanaan program prioritas nasional. Presiden menempatkan reshuffle sebagai instrumen penting untuk menjaga efektivitas pemerintahan di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.Pelantikan pejabat baru yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada 27 April 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukanpenyesuaian struktural. Pemerintah memandang penyegaran kabinetsebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja lembaganegara.Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Presiden menegaskanpentingnya integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Presidenmenekankan kesetiaan terhadap konstitusi serta tanggung jawab penuhdalam menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada negara.Struktur kabinet yang diperbarui menghadirkan sejumlah perubahansignifikan pada posisi strategis. Kepala Staf Kepresidenan sebelumnya, Muhammad Qodari, dipercaya mengemban tugas baru sebagai KepalaBadan Komunikasi Pemerintah. Perubahan ini diarahkan untukmemperkuat koordinasi komunikasi publik.Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor StafKepresidenan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalianprogram prioritas. Pemerintah menilai pengalaman dan kapasitas Dudung mampu mendukung efektivitas koordinasi lintas sektor.Sektor lingkungan hidup juga mengalami penyesuaian kepemimpinan. Menteri Lingkungan Hidup yang baru, Jumhur Hidayat, diberikan amanahuntuk memperkuat kebijakan pengelolaan lingkungan secarakomprehensif. Pemerintah melihat latar belakangnya sebagai modal dalam memperluas pendekatan kebijakan.Peran Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq, tidakdihentikan melainkan dialihkan. Pemerintah menugaskan Hanif sebagaiWakil Menteri Koordinator Bidang Pangan guna mendukung penguatansektor strategis lainnya.Pengangkatan Abdul...
- Advertisement -

Baca berita yang ini